Jurnal9.com
Headline News

Trump Punya Bukti Virus Corona Berasal dari Laboratorium Wuhan

Presiden Amerika Serikat Donald Trump    (Foto:  Reutes)

WASHINGTON, jurnal9.com –  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump  meyakini bahwa virus corona berasal dari laboratorium virologi di Wuhan China. Trump  mengklaim memiliki bukti soal itu.

Seperti dikutip Reuters, Trump mengaku sudah melihat bukti yang membuat dirinya yakin  jika virus mematikan itu berasal dari Institut Virologi Wuhan, China. Namun, Presiden AS itu tidak membeberkan bukti yang diklaimnya.

“Kita akan melihat dari mana asalnya virus itu,” ungkapnya.

“Ada banyak teori,” tegas Trump.

“China bisa saja memberi tahu kami,” lanjut Presiden AS itu.

Ketika ditanya seorang wartawan, apakah dirinya telah melihat bukti itu, sehingga merasa sangat yakin virus corona berasal dari Institut Virologi Wuhan?

“Ya, ya sudah,” jawabnya singkat.

“Saya  tidak bisa memberitahumu. Saya tidak diizinkan memberi tahumu tentang itu,” lanjut Trump saat didesak wartawan untuk memberikan rinciannya.

Trump mengatakan bahwa ada kemungkinan China tidak dapat menghentikan penyebaran virus Corona.

Dia menolak menganggap Presiden China Xi Jinping bertanggung jawab atas kemunculan virus Corona.

Presiden AS itu percaya, laporan media banyak yang menyebut diduga virus corona telah disintesis secara buatan di laboratorium China.

Trump sendiri dalam beberapa pekan terakhir, menunjukkan frustrasi yang meningkat terhadap China. Karena pandemi virus Corona telah menyebabkan puluhan ribu nyawa di Amerika Serikat, hingga memicu kontraksi ekonomi. Bahkan dapat mengancam peluang Trump untuk terpilih kembali pada Pilpres AS pada November mendatang.

Karena saling tuduh soal virus corona itu hubungan AS dan China semakin memanas dan terus bersitegang. Beijing menyebut militer AS mungkin membawa virus ke China. Namun  Trump menuduh China telah melakukan disintesis virus corona secara buatan di laboratorium Institut Virologi Wuhan, China

Baca lagi  Seorang Tahanan Wanita Lahirkan Bayi di Penjara, Bayinya Ikut Jalani Hukuman

Direktur Laboratorium Institut Virologi, Wuhan, menolak tuduhan Presiden dan pejabat AS lainnya. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang mengatakan, “Saya tegaskan bahwa asal virus adalah masalah ilmiah yang kompleks, dan itu harus dipelajari oleh para ilmuwan dan profesional.”

Bahkan Geng Shuang menegaskan, AS sebaiknya memanfaatkan waktu untuk mengendalikan pandemi corona yang terus menyebar di negaranya. Sebab di AS sudah lebih dari 63.000 orang telah meninggal dunia setelah terinfeksi covid-19 ini.

Sky News menyebutkan Inggris adalah salah satu negara yang menyelidiki asal-usul pandemi virus corona, termasuk kemungkinan dikaitkan dengan lab China yang melakukan penelitian penyakit pada kelelawar. Sebab virus corona dipercaya berasal dari pasar seafood Wuhan, yang menular dari hewan ke manusia.

Seorang pejabat AS sendiri, seperti dikutip NBC News, ada yang menyakini bahwa perkiraan virus corona jenis baru ini muncul secara alami dan bukan rekayasa manusia.

ARIEF RAHMAN MEDIA

Related posts

Pemerintah Tunda Pelaksanaan Umrah Hingga 2 Januari 2022 karena Omicron

adminJ9

Mentan Tak Mengetahui Soal Adanya MoU Impor Beras 1 Juta Ton dari Thailand?

adminJ9

Desy Ratnasari Mengaku Belum Ada Pria yang Bisa Menaklukkan Hatinya

adminJ9