Jurnal9.com
Headline News

2 Karyawan Pabrik Rokok Sampoerna yang Meninggal, Sudah PDP Tapi Tetap Bekerja

Karywan pabrik rokok PT HM Sampoerna di Kawasan Industri Rungkut Surabaya.

SURABAYA, jurnal9.com –  Kasus terjangkitnya virus corona di pabrik rokok PT HM Sampoerna Tbk, Rungkut Surabaya itu, bermula dari karywan pabrik berstatus PDP (pasien dalam pengawasan) yang tidak jujur. Dua karyawan yang positif corona itu semestinya menjalani karantina, namun karyawan yang sudah PDP ini luput dari perhatian kalau mereka tetap bekerja.

Walikota Surabaya Tri Rismaharini menyesalkan kejadian itu, sehingga dua karyawan yang sudah PDP menularkan virus corona kepada ratusan karyawan yang lain. Sebelum dua karyawan yang sudah PDP tersebut akhirnya tak tertolong dan meninggal dunia.

“Sebetulnya dia (dua karyawan) saat itu sudah PDP. Tapi, dia kerja, jadinya nulari. Tapi, mudah-mudahan enggaklah (menularkan),” kata Risma saat melakukan peninjauan ke pabrik rokok yang berlokasi di Rungkut Surabaya itu.

“Jadi, yang di awal itu, waktu itu kan puskesmas nangani sendiri, jadi pengawasannya kurang. Sehingga, dia tetap kerja, sebetulnya dia (dua pasien meninggal) sudah PDP saat itu,” ujar dia.

Tri Rismaharini, Walikota Surabaya

Setelah kejadian meninggalnya dua karyawan pabrik rokok PT HM Sampoerna, Tim Tracing Gugus Tugas Covid-19 melacak riwayat transmisi atau penularan dua karyawan yang meninggal tersebut. Menindaklanjuti temuan itu, petugas akhirnya menetapkan sembilan orang karyawan di kompleks pabrik itu sebagai pasien dalam pengawasan (PDP).

Ketua Tim Rumpun Kuratif Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jawa Timur dr Joni Wahyuhadi telah berkoordinasi dengan pimpinan PT HM Sampoerna. Lalu langsung melakukan rapid test. Dari hasil rapid test tersebut, Joni mengaku telah menemukan ratusan pegawai reaktif.

Hasil tes swab masih menunggu hasil uji laboratorium. “Ada 165 yang sudah di-swab dan hasilnya belum keluar sampai hari ini. Sekitar 1 sampai 2 hari lagi keluar rencananya,” ujar Joni

Baca lagi  Pemerintah Terbitkan SKB 4 Menteri Terbaru tentang PTM Terbatas, Ini Aturannya

Lalu, petugas medis juga mengambil sampel swab terhadap 163 orang karyawan lainnya. Mereka diperiksa menggunakan metode tes polymerase chain reaction (PCR) di laboratorium, sambil menunggu hasil swab yang diperkirakan keluar dalam satu atau dua hari ini.

Sebanyak 323 karyawan di pabrik rokok itu telah menjalani rapid test. Hasilnya, 100 orang di antaranya reaktif.

Data wabah corona di pabrik PT HM Sampoerna, penularan virus corona bisa terjadi di transportasi umum (Shutterstock).  Berdasar hasil penelusuran sementara yang dilakukan Tim Tracing Gugus Tugas Covid-19 Jatim terhadap karyawan PT HM Sampoerna Tbk, diperoleh data sebagai berikut:

Dua  orang karyawan meninggal dunia, setelah dinyatakan positif terjangkit virus corona,  9 orang berstatus PDP dan dirawat di rumah sakit, 163 orang sudah menjalani tes swab PCR (menunggu hasil PCR), serta 100 orang dari 323 karyawan dinyatakan reaktif Covid-19 setelah menjalani tes cepat Covid-19 atau rapid test.

Hasil tersebut memungkinkan pabrik rokok PT HM Sampoerna di kawasan Rungkut, Surabaya, ini berpotensi menjadi klaster baru penularan Covid-19, setelah klaster pasar dan asrama haji di Surabaya.

RAFIKI ANUGERAHA M

Related posts

Ini Panduan Belajar di Pesantren dan Keagamaan pada Masa Pandemi Corona

adminJ9

Jokowi Bubarkan Gugus Tugas, Diganti Jadi Satgas Penanganan Covid-19

adminJ9

China: AS Tak Punya Bukti Virus Corona Berasal dari Lab Wuhan

adminJ9