Jurnal9.com
Headline LifeStyle

Studi: Golongan Darah Jadi Faktor Penentu Kena Stroke Dini, Ini Penjelasannya

Ilustrasi periksa golongan darah

JAKARTA, jurnal9.com – Sebuah studi yang dilakukan peneliti di University of Maryland School of Medicine ( UMSOM ) menyebutkan ternyata golongan darah seseorang bisa jadi factor penentu kena stroke dini.

Dari penelitian yang dipublikasikan Journal Neurology ternyata golongan darah A lebih berisiko mengalami stroke sebelum usia 60 tahun, dibandingkan dengan golongan darah lainnya. Golongan darah ini sangat rentan terserang penyaki stroke.

Dalam penelitian itu, ilmuwan menemukan hubungan antara gen subkelompok A1 (golongan darah A) dengan serangan awal stroke.

Penelitian dilakukan dengan menganalisis hampir 48 studi genetik yang mencakup 17.000 penderita stroke dan 600.000 orang yang tidak menderitanya. Semua peserta studi tercatat berusia 18 hingga 59 tahun.

Hasil analisis menunjukkan bahwa orang dengan golongan darah A memiliki risiko 16 persen terkena stroke sebelum memasuki usia 60 tahun. Adappun bagi orang dengan golongan darah O, risiko lebih rendah, yakni 12 persen.

Peneliti memiliki hipotesis: dari golongan darah A ini berisikonya terkait faktor pembekuan darah, seperti trombosit dan sel yang melapisi pembuluh darah, serta protein sirkulasi lainnya.

Namun peneliti mengaku masih memerlukan lebih banyak penelitian lanjutan untuk mengklarifikasi mekanisme risiko ini.

Ada temuan lain dari penelitian ini yang didasarkan pada kumpulan data 9.300 orang berusia di atas 60 tahun yang menderita stroke dan sekitar 25.000 orang yang tidak mengalaminya.

Ternyata peneliti menemukan peningkatan risiko stroke pada golongan darah A menjadi tidak signifikan; menunjukkan bahwa stroke yang terjadi di usia muda kemungkinan memiliki mekanisme yang berbeda dibanding pada orang usia lanjut.

Stroke pada orang berusia muda kemungkinan kecil disebabkan oleh penumpukan timbunan lemak di arteri (aterosklerosis) dan lebih mungkin disebabkan oleh faktor-faktor yang berkaitan dengan pembentulan gumpalan darah.

Baca lagi  Dokter Boyke: Ingatkan Masturbasi Tiap Hari Dapat Merusak Bagian Otak Tengah

“Kami belum tahu mengapa golongan darah A memberikan risiko yang lebih tinggi, tetapi kemungkinan ada hubungannya dengan faktor pembekuan darah seperti trombosit dan sel yang melapisi pembuluh darah, serta protein lainnya,” kata peneliti Steven Kittner.

Orang-orang itu dapat mengurangi risiko stroke dengan melakukan gaya hidup sehat seperti rutin berolahraga, mengurangi asupan garam, memasukkan lebih banyak buah dan sayuran dalam menu diet, serta berhenti merokok.

RAFIKA ANUGERAHA M

Related posts

Presiden AS Donald Trump dan Isterinya, Melania Trump Positif Covid-19

adminJ9

Emma Raducanu Tak Pernah Bermimpi Bisa Melaju ke Final Tenis AS Terbuka

adminJ9

Upaya Jokowi untuk Hemat Anggaran akan Dibubarkan 18 Lembaga Negara

adminJ9