Jurnal9.com
Headline Travelling

PHRI dan INACA Sediakan Paket Wisata Murah untuk Menarik Wisatawan Domestik

Taman Wisata Raja Ampat yang sudah membuka destinasi wisata untuk kunjungan wisatawan domestik juga menyediakan paket wisata murah dan aman pada saat pandemi ini.

PHRI dan INACA menyiasati dengan menyediakan paket wisata murah untuk menarik wisatawan domestik guna meningkatka sektor pariwisata di Indonesia. 

JAKARTA, jurnal9.com – Belum dibukanya akses untuk wisatawan asing sampai akhir tahun, kini Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) bekerja sama dengan Indonesia National Air Carriers Association (INACA) beralih untuk  menggaet wisatawan domestik dengan menyiasati menyediakan paket perjalanan wisata yang terjangkau dan aman.

Ini sebagai upaya untuk menyelamatkan  pelaku industri pariwisata dan masyarakat dalam kegiatan ekonominya akibat dampak pandemi .

Ketua Umum PHRI, Hariyadi Sukamdani menjelaskan penandatanganan kerjasama antara asosiasi yang dipimpinnya dengan INACA merupakan bagian dari kegiatan Safe Travel Campaign yang dilakukan kedua pihak dalam sebulan terakhir.

“Ada dua hal yang harus diperhatikan kalau mau meningkatkan jumlah penumpang pesawat dan okupansi hotel di daerah wisata. Pertama, confidence masyarakat untuk kembali terbang bisa ditingkatkan dengan menjalankan protokol kesehatan. Kedua, dari sisi pricing harus terjangkau sehingga orang tertarik pergi karena tidak memberatkan,” katanya dalam keterangan persnya, Sabtu (29/8).

Bos Grup Sahid, pemilik jaringan hotel di Indonesia ini, menuturkan semakin tinggi pergerakan penumpang pesawat dan okupansi hotel, maka perekonomian daerah wisata bisa kembali meningkat setelah dalam beberapa bulan terakhir merosot tajam akibat covid-19.

Dia mencontohkan Provinsi Bali adalah daerah yang sangat terpukul akibat covid-19. Bali sangat mengandalkan sektor pariwisata untuk menghidupkan perekonomiannya.

“Di Bali kapasitas kamar hotel yang tersedia ada 140.000. Sejak pandemi yang tutup hampir 80 persen. Bayangkan saja di Nusa Dua hanya ada empat hotel yang buka. Akibatnya di kuartal II ekonomi Bali minus 10,98 persen,” ungkapnya.

Baca lagi  Ini Bahayanya, Jika Pengusaha Kuasai DPR Memicu Konflik Kepentingan dalam Pembuatan UU

Karena itu, Hariyadi meminta kepada pemerintah daerah untuk mendukung upaya kedua asosiasi dengan memberi relaksasi pajak bagi perusahaan-perusahaan perhotelan dan maskapai.

Ketua Umum INACA, Denon Prawiraatmadja menambahkan asosiasi mempersilakan maskapai anggotanya untuk berdiskusi secara business to business dengan jaringan hotel di bawah PHRI.

“Asosiasi hanya memberikan payung dan menjembatani. Nanti pembahasannya dilakukan masing-masing tim dari airline dan hotel. Kalau paketnya menarik dan harganya terjangkau, saya yakin bisa menggerakkan masyarakat untuk bepergian lagi,” kata Denon.

RAFIKI ANUGERAHA M

Related posts

BPS: Jumlah Turis Asing Melorot, Perlu Menarik Turis Domestik

adminJ9

Siapa Sebenarnya Yahya Waloni, Ini Kisahnya Saat Memilih Jadi Ustadz

adminJ9

Orang Mudah Tertular dan Sakit Jika Menghirup Udara yang Tercemari Virus Varian Delta

adminJ9