Jurnal9.com
Business

Pemasaran UMKM lewat Medsos; Instagram, Youtube Punya Nilai Tambah

Pemasaran UMKM secara digital tidak harus melalui e-commerce yang ada, karena menggunakan instagram, youtube mempunyai nilai tambah 

JAKARTA, jurnal9.com – Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyebutkan bahwa pemasaran produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui media sosial seperti instagram dan youtube memiliki nilai tambah, karena konsumen bisa langsung memesan kepada pelaku usaha.

“Pengalaman kami, pemasaran secara digital tidak harus melalui e-commerce yang ada karena kalau value added itu kami ajari UMKM menggunakan instagram, youtube,” katanya saat membuka Karya Kreatif Indonesia 2020 di Jakarta, Jumat (28/8).

Perry menuturkan beberapa UMKM binaan BI yang dimasukkan ke dalam platform perdagangan dalam jaringan atau e-commerce yang besar, desainnya kemudian menjadi produksi massal sehingga nilai tambah menjadi berkurang.

Bank sentral mendukung pengembangan UMKM dengan membina kinerja mereka agar berdaya saing tinggi hingga berorientasi ekspor melalui kantor perwakilan di seluruh Indonesia.

Menyesuaikan dengan era digital saat ini, lanjut dia, BI juga mendukung penuh dengan digitalisasi sistem pembayaran, mengintegrasikan ekonomi dan keuangan digital.

BI, lanjut dia, mendorong pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard atau biasa disingkat QRIS yang menyatukan berbagai macam QR dari berbagai penyelenggara jasa sistem pembayaran menggunakan QR Code.

Dengan demikian proses transaksi dengan QR Code dapat lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

Saat ini, lanjut dia, sudah ada 4,3 juta toko yang tersambung dengan QRIS di seluruh Indonesia.

“Makanya kami kampanye QRIS sebagai satu-satunya standard di Indonesia semua metode pembayaran harus memakai QRIS,” katanya.

Selain itu, BI juga menyambungkan teknologi keuangan atau fintech dengan perbankan yang sekarang ini juga mengandalkan digitalisasi yang memudahkan transaksi ekonomi dan keuangan.

Baca lagi  Produk Unggulan UMKM Kab. Tangerang yang Sudah Ekspor

Ia mendorong pelaku usaha rintisan di pusat dan daerah untuk mendukung UMKM dan saat ini dalam proses pembangunan pembayaran cepat atau fast payment 24 seconds.

“Digitalisasi itu betul-betul cepat mendorong UMKM, sumber pertumbuhan baru yang berkelanjutan, inklusif tidak hanya keuangan tapi juga bidang ekonomi,” katanya.

Sumber: Ant  I  RAFIKI ANUGERAHA M

Related posts

MenkopUKM Dukung Transformasi Digital UMKM Jadi Solusi Saat Pandemi

adminJ9

SesKemenkop Ajak Masyarakat Cintai Produk Dalam Negeri

adminJ9

MenkopUKM Ingin Koperasi Nelayan Fokus Bisnis Hulu hingga Hilir

adminJ9