Jurnal9.com
Headline News

Klarifikasi Masjidil Haram Mekah dan Masjid Nabawi Madinah masih Berlakukan Lockdown

Suasana di dalam Masjidil Haram, Mekah, yang masih sepi jamaah karena masih diberlakukan lockdown.   (Foto:  Arab News)

ARAB SAUDI, jurnal9.com – Pemerintah Arab Saudi mengklarifikasi bahwa Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah masih tetap berstatus lockdown. Meski beberapa aturan mulai dilonggarkan selama wabah virus corona yang kondisi belakangan ini makin membaik.

Dikutip dari Twitter @Haramain, akun resmi Masjidil Haram,  menyebutkan bahwa hingga saat ini belum ada pemberitahuan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dibuka kembali untuk umum. Penundaan masih diberlakukan hingga ada pemberitahuan lebih lanjut selama kasus virus corona di Arab Saudi.

“Berita atau video yang beredar terkait pembukaan lockdown di Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah, adalah salah dan tidak berdasar. Pelarangan ibadah untuk masyarakat umum hingga saat ini masih diterapkan,” tulis akun @Haramain.

Lebih lanjut ditegaskan, “Semua informasi terbaru tentang keadaan kedua kota, Mekah dan Madinah selama virus corona, akan diunggah melalui media sosial kami. Semoga Allah SWT segera menghilangkan pandemi virus corona,”

Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah, memang dikabarkan akan dibuka kembali selama kondisi di dua kota tersebut mulai membaik. Namun tidak menyebutkan tanggal dan hari yang pasti. Sejumlah persiapan dilakukan demi ibadah yang lebih baik dan mencegah terjadinya infeksi virus corona di antara jamaah.

Suasana jalan kota Madinah menuju Masjid Nabawi yang masih sepi karena masih diberlakukan lockdown.  (Foto:  AFP)

Seperti dikutip dari Arab News, di dua mesjid terbesar di dunia itu nantinya akan menggunakan kamera suhu atau thermal scanner untuk memeriksa suhu tubuh jamaah.

Presiden General Presidency for the Affairs of the Two Holy Mosques, Dr Abdulrahman Al-Sudais mengatakan penggunaan teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan keselamatan jamaah.

Baca lagi  Presiden Jokowi Akhirnya Cabut Perpres Soal Miras, Setelah Diprotes Umat Islam

“Ini adalah tugas kami untuk menggunakan teknologi dalam upaya melayani keamanan dan keselamatan warga, pekerja, dan jamaah, guna meningkatkan pencegahan, serta lebih berhati-hati untuk melawan pandemi virus corona,” kata Sudais.

Kamera suhu akan dipasang di  Masjidil Haram, yaitu ada di pintu King Fahd, Ismael, dan Shafa. “Thermal scanner dioperasikan sepanjang waktu sebagai upaya pencegahan terbaik. Teknologi serupa juga akan digunakan di Masjid Nabawi yang berlokasi di Madinah,” kata imam besar Masjidil Haram itu.

Thermal scanner ini bisa mengetahui suhu tubuh lebih dari 25 jamaah pada satu waktu. Hasilnya dinilai akurat hingga jarak 9 meter. Pemasangan thermal scanner bertujuan menekan risiko penularan virus corona di antara jamaah,” tegasnya.

Sebelumnya, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz mengeluarkan dekrit pembukaan kembali pelataran tawaf di Masjidil Haram. Namun tawaf yang dilakukan bukan bersifat wajib seperti pada haji atau umroh.

“Dekrit tersebut menyebutkan bahwa pembukaan pelataran tawaf ini bukan diperuntukkan bagi jamaah umrah, namun untuk tawaf sunah yang bukan bagian dari tawaf umrah,” kata Dubes RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh yang juga memberikan keterangannya.

Pembukaan tawaf di Masjidil Haram untuk ibadah sunnah terhitung sejak 7 Maret 2020 lalu. Pandemi virus corona telah mengubah seluruh kehidupan masyarakat dunia, termasuk pelaksanaan ibadah bagi orang muslim secara umum.

Dubes RI itu menegaskan bahwa Arab Saudi masih berstatus lockdown, meski beberapa aturan mulai dilonggarkan. Karena penanganan wabah virus corona yang memberlakukan lockdown di dua kota, Mekah dan Madinah itu dinilai berdampak positif. Sehingga diharapkan dalam waktu tidak lama lagi akan dibuka kembali untuk para jamaah.

ARIEF RAHMAN MEDIA

Related posts

Pandemi Tak Akan Bisa Hilang, Masyarakat Harus Bisa Transisi ke Endemi Covid-19

adminJ9

Tenang! Aset Negara Masih Aman untuk Bayar Utang Pemerintah yang Membengkak

adminJ9

China: AS Tak Punya Bukti Virus Corona Berasal dari Lab Wuhan

adminJ9