Jurnal9.com
Headline Travelling

UNWTO: Indonesia Negara Pertama Penanda Tangan Kode Etik Pariwisata Dunia

Kawasan wisata yang favorit, Pantai Nusa Dua, Bali.

MADRID, jurnal9.com – Organisasi Pariwisata Dunia atau United Nations World Tourism Organization (UNWTO) mengumumkan bahwa Indonesia menjadi negara pertama yang menandatangani Framework Convention on Tourism Ethics, yaitu instrumen penting untuk memastikan pariwisata global yang adil, inklusif, lebih transparan dan bekerja untuk semua orang.

Acara penandatanganan yang diselenggarakan UNWTO di Madrid, pada Jumat (2/10)  dihadiri oleh Duta Besar RI untuk Spanyol Hermono.  Penandatanganan ini merupakan langkah menuju ratifikasi konvensi yang diadopsi pada pertemuan ke-23 Sidang Umum UNWTO pada September 2019 lalu.

Siaran pers UNWTO pada Sabtu (3/10), menyebutkan sektor pariwisata saat ini menghadapi krisis terbesar dalam sejarahnya. Penandatanganan ini menjadi barometer bahwa negara-negara anggota mengharapkan kepemimpinan yang tegas dari UNWTO dan tetap berkomitmen pada misinya menggunakan jeda ini sebagai kesempatan untuk menyelaraskan kembali pariwisata.

Dalam konvensi tersebut diharapkan sebagai langkah maju untuk memperkenalkan kode etik pariwisata yang universal dan mengikat, salah satu sektor sosial-ekonomi terpenting di dunia.

Indonesia dipandang memiliki komitmen yang kuat untuk menegakkan prinsip-prinsip etika tertinggi seiring dengan perluasan sektor pariwisata.

“Indonesia memainkan peran penting dalam penyusunan konvensi sebagai bagian dari komite yang mengubah Kode Etik Pariwisata Global menjadi instrumen yang mengikat secara hukum internasional,” dikutip dari UNWTO.

Indonesia yang menjadi anggota sejak 1975 bekerja sama dengan UNWTO untuk memulai kembali pariwisata setelah pandemi Covid-19 pada September 2020.

UNWTO melakukan pertemuan virtual dengan Kementerian Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama dan Pemerintah Provinsi Bali untuk menjajaki solusi pembukaan kembali pariwisata di Bali yang aman bagi pengunjung internasional.

Baca lagi  BEM Ultimatum Jokowi dalam Waktu 8x24 Jam untuk Batalkan UU Cipta Kerja

UNWTO akan memberikan bantuan teknis pada waktunya.

ARIEF RAHMAN MEDIA

Related posts

Trump Anggap Demontrans di AS sebagai Teroris, Hentikan dengan Kekuatan Militer

adminJ9

Aturan Arab Saudi, Calon Jemaah Umroh Penerima Vaksin Sinovac Wajib Karantina 3 Hari

adminJ9

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Hingga 4 Oktober, Ini Aturan Terbaru

adminJ9