Jurnal9.com
Headline LifeStyle

Sayur Bayam Dapat Mencegah Diabetes dan Menjaga Tekanan Darah

JAKARTA, jurnal9.com – Sayur bayam salah satu sayuran yang memiliki banyak nutrisi dan manfaat untuk kesehatan tubuh seseorang.

Nutrisi sayur bayam punya kandungan 20 kalori, 2 gram protein, dan 3 gram karbohidrat dengan 2 gram sebagai serat.

Jika dalam sehari mengkonsumsi 3 porsi sayuran bayem, ada lebih dari 300 persen kebutuhan harian untuk vitamin K yang menguatkan tulang. Bayam juga mengandung lebih dari 160 persen kebutuhan harian untuk vitamin A, dan 40 persen  vitamin C yang bermanfaat untuk daya tahan tubuh serta meningkatkan kesehatan kulit.

Bayam juga mengandung 45 persen dari kebutuhan harian folat, vitamin B yang membantu pembentukan sel darah merah dan DNA. Sayuran ini juga memasok 15 persen dari kebutuhan harian untuk zat besi dan magnesium, 10 persem kalium, dan 6 persen untuk kalsium, serta vitamin B lainnya.

Seperti dilansir Health, dari sisi kesehatan, sayur bayam memiliki banyak manfaat untuk otak hingga tekanan darah,

Selain banyak vitamin dan mineralnya, sayur bayam juga mengandung antioksidan yang terkait dengan anti-inflamasi dan perlindungan penyakit. Ini termasuk kaempferol, flavonoid yang terbukti mengurangi risiko kanker, serta memperlambat pertumbuhan dan penyebarannya.

Ada juga yang menyebut quercetin yang dikaitkan dengan kemungkinan efek perlindungan pada memori serta penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Food & Function, para peneliti merangkum efek perlindungan bayam, berdasarkan aktivitas fitokimia dan senyawa bioaktif yang terjadi secara alami.

Mereka menyatakan bahwa zat dalam bayam dapat mengurangi stres oksidatif, kerusakan DNA dan penyakit.

Zat ini juga dapat secara positif mempengaruhi ekspresi gen yang terlibat dalam metabolisme dan peradangan.

Besarnya kandungan sayur bayam itu para peneliti menyimpulkan, mengkonsumsi banyak sayur bayam dapat membantu mencegah penyakit jantung, kanker, diabetes tipe 2 dan obesitas.

Baca lagi  “Wartawan yang Lakukan Investigasi Tak Boleh Campurkan Fakta dan Opini yang Menghakimi”

ARIEF RAHMAN MEDIA

 

 

Related posts

KPK Baru Pertama Kali Terbitkan SP3 Kasus Korupsi Sjamsul Nursalim yang Kabur ke Singapura

adminJ9

Kontroversi Raja Thailand, Saat Corona Isolasi diri Tidur di Hotel Mewah Bersama 20 Selir

adminJ9

“Perubahan Hidup (meyakini Islam) Terjadi dalam Keluarga Saya”

adminJ9