Jurnal9.com
Headline LifeStyle

Jika Sering Sakit Kepala atau Migrain, Hindari Jenis Makanan Ini

Ilustrasi orang sakit kepala 

JAKARTA, jurnal9.com – Jika seseorang sering sakit kepala atau migrain, coba hindari jenis makanan yang berbahan campuran keju. Sebab keju yang mengandung kalori, lemak, dan natrium itu dapat berdampak negatif pada orang yang sering sakit kepala atau migrain.

Makanan berbahan keju yang mengandung tiramin tinggi itu bisa menjadi pemicu migrain dan sakit kepala.

Seperti dikutip dari Eat This Not That, dalam penelitian pada orang yang sering sakit kepala atau migrain; saat mereka berhenti mengkonsumsi keju dapat memiliki beberapa efek yang luar biasa pada tubuh dan pikiran.

Jadi bagi orang yang suka makanan keju harus bisa membatasi berbagai produk makanan atau minuman yang berbahan dasar dari susu itu.

Berikut ini beberapa manfaat dan efek samping dari makanan berbahan keju:

  1. Jika seseorang bisa mengurangi makanan berbahan keju atau produk susu bisa memiliki efek positif pada warna dan tekstur kulitnya.

Karena makanan keju yang berbahan dasar susu dapat membuat wajah berlebihan minyak yang menyebabkan timbulnya jerawat atau pori-pori tersumbat.

  1. Jika seseorang sering mengalami migrain atau sakit kepala, jika bisa mencegah makanan keju dan susu akan dapat mengurangi sakit kepala dan migrain yang disebabkan oleh efek tyramine yang ada dalam keju.

Tyramine adalah senyawa alami dalam tanaman dan produk hewani.

Menurut penelitian, jumlah tyramine yang tinggi dalam tubuh dapat memicu sakit kepala dan migrain pada manusia.

  1. Makan keju berlebihan akan mempersulit proses penurunan berat badan seseorang.

Jadi kalau seseorang bisa mengurangi keju akan membantu menurunkan berat badan. Sebab dalam keju itu mengandung gula, lemak, dan kalori.

Misalnya, satu porsi cheddar 100 gram dapat mengandung hingga 33 gram lemak di dalamnya.

  1. Mengurangi konsumsi keju, dan jenis produk makanan dari susu lainnya, dapat membantu menurunkan risiko kanker. Sebab jika seseorang sedikit makan keju, maka menelan lebih sedikit kasein, protein yang ditemukan dalam susu yang berpotensi terkena penyakit.
Baca lagi  Survei: Gejala Varian Delta Terbanyak, Pasien Alami Batuk, Sakit Kepala dan Kelelahan

Kasein telah terbukti meningkatkan tingkat pertumbuhan tumor untuk jenis tumor tertentu, seperti kanker prostat dan kemungkinan kanker payudara.

  1. Keju dan susu mengandung banyak zat aditif, pengawet, dan hormon, yang dapat menyebabkan peradangan dalam tubuh.

Jika seseorang masih ingin makan keju, direkomendasikan untuk memilih keju dengan bahan tambahan yang lebih sedikit, atau keju dari peternakan yang dibesarkan secara manusiawi.

6. Jika seseorang sering mengalami kembung, maka perlu menghindari untuk mengkonsumsi keju dan produk susu.

Susu dapat menyebabkan sakit perut dan kembung bagi orang yang kekurangan enzim yang berfungsi untuk memecah gula susu atau alergi.

Sumber: Antara

RAFIKA ANUGERAHA M

 

Related posts

Ini Pedoman New Normal dari WHO yang akan Terapkan di Indonesia

adminJ9

Menag: Kami Akui Saja Pemotongan Dana BOS itu Kesalahan Kementerian Agama

adminJ9

Singkong Beku Jadi Produk Olahan yang Punya Potensi Pasar Global

adminJ9