Jurnal9.com
Headline News

Indonesia Sepakati Perjanjian ‘Travel Corridor’ dengan China

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi

Indonesia dan China menyepakati essential business travel corridor arrangement, yang mengatur perjalanan bisnis esensial dan perjalanan kedinasan mendesak secara aman.

JAKARTA, jurnal9.com – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia dan Pemerintah China pada Kamis (20/8) menyepakati pengaturan akses perjalanan khusus (essential travel corridor arrangement) untuk keperluan dinas dan bisnis antara kedua negara selama pandemi covid-19.

“Indonesia dan China menyepakati essential business travel corridor arrangement, yang mengatur perjalanan bisnis esensial dan perjalanan kedinasan yang mendesak dan secara aman,” ujar Retno usai menghadiri pertemuan bilateral dengan Pemerintah China di Kota Sanya, Hainan, China.

Dalam pertemuan itu, delegasi Indonesia diwakili oleh Menlu RI Retno Marsudi dan Menteri Badan Usaha Milik Negara sekaligus Ketua Pelaksana Komite Penanganan covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Erick Thohir.

Sementara delegasi China diketuai oleh Konselor Negara sekaligus Menteri Luar Negeri China Wang Yi.

“(Travel corridor, red) dengan China yang kita luncurkan hari ini berlaku setelah segera diluncurkan,” sebut Retno saat jumpa pers virtual, Kamis (20/8) malam.

Pada kesempatan itu, ia menyebut kesepakatan travel corridor dengan China merupakan perjanjian ketiga yang diteken Pemerintah Indonesia dengan negara lain selama pandemi covid-19.

Kesepakatan pertama dengan Uni Emirat Arab (UAE) pada 29 Juli 2020, kedua dengan Korea Selatan berlaku mulai 17 Agustus 2020.

Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar bulan lalu menyampaikan bahwa pembahasan mengenai pembukaan akses jalur perjalanan/travel corridor dengan negara lain masih mengutamakan kunjungan para pejabat negara asing, diplomat, dan pelaku bisnis.

Dalam kesempatan yang sama, ia menegaskan kunjungan wisata belum menjadi prioritas untuk pembukaan travel corridor Indonesia dengan negara lain.

Baca lagi  PP Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1442 H Jatuh pada 13 April 2021

Selain dengan UAE, Korea Selatan, dan China, Indonesia juga mengusulkan adanya travel corridor untuk perjalanan bisnis dengan negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa di Asia Tenggara (ASEAN).

Usulan itu disampaikan Presiden Joko Widodo pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-36 yang diadakan secara virtual pada 26 Juni 2020.

Menurut Presiden Jokowi, travel corridor ASEAN dapat membantu mempercepat pemulihan ekonomi di kawasan yang terpuruk akibat pandemi covid-19.

Ant  I  ARIEF RAHMAN MEDIA

Related posts

Banyak Orang Pedesaan di India Percaya Kotoran Sapi Dapat Mencegah Covid-19

adminJ9

Habib Rizieq adalah Orang Pertama yang Ditahan karena Protokol Kesehatan

adminJ9

Kemenkop dan UKM akan Perkuat KUMKM di Destinasi Pariwisata Magelang

adminJ9