Ilustrasi kulit gatal serupa biang keringat
LONDON, jurnal9.com – Beberapa gejala yang sudah banyak diketahui pada varian Omicron yakni batuk, hidung tersumbat, pilek, sakit kepala dan merasa kelelahan. Namun ada gejala yang baru ditemukan; seperti kuku di ujung jari kaki yang berubah berwarna ungu atau merah, dan bibir pecah-pecah belum banyak diketahui.
Dikutip dari Express UK menyebutkan studi yang dilakukan ZOE Covid menemukan beberapa gejala lain Omicron seperti kulit tampak berwarna ungu atau merah di sekitar ujung jari kaki.
“Jari kaki bisa tampak merah, ungu, meradang yang disertai dengan ruam. Di bagian kulit yang berubah warna ungu atau merah di sekitar ujung jari kaki terasa perih dan gatal,” tulis media tersebut.
Bahkan di bagian kulit yang berwarna ungu atau merah itu tampak melepuh dan bengkak. Namun gejala ini bisa sembuh tanpa meninggalkan bekas di kulit.
Padahal pada waktu sebelumnya, gejala Omicron yang sering dilaporkan seperti penyakit flu, hidung tersumbat, pilek, sakit kepala, batuk dan letih. Namun belakangan sejumlah pasien Omicron ini mengeluh bibir mereka pecah-pecah dan terasa perih.
Kulit gatal serupa eksim
Bahkan para ahli di CovidSkinSigns di Inggris, banyak mendapat laporan dari warga yang mengalami gejala seperti kulit kering yang menyerupai eksim pada bagian leher dan dada mereka atau bagian tubuh yang terkena sinar matahari.
Satu gejala lagi pada Omicron, banyak pasien yang mengeluh kulit merasa gatal seperti biang keringat. Ruam satu ini biasanya mencakup area kecil yang dapat muncul di bagian tubuh mana saja. Namun umumnya ditemukan pada tangan, kaki dan siku.
Ruam ini tampak bergelombang dan terasa gatal, serta berlangsung selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu.
Menurut para ahli, ruam ini umumnya berwarna merah muda dan gatal. Kondisi ini bisa muncul kapan saja atau setelah infeksi dan berlangsung lama.
Kondisi ruam lain yang sering dilaporkan pasien Omicron adalah chilblain. Ruam ini umumnya menghasilkan bercak-bercak nyeri berwarna ungu atau merah yang dapat menonjol sebagai tonjolan-tonjolan pada kulit.
Seringkali orang-orang yang lebih muda melaporkan gejala ini. Meski demikian, kondisi kulit ini tidak disertai dengan gatal
Dan gejala yang baru ditemukan pada varian Omicron ini, seperti dilaporkan para ahli dari Inggris, cepat menyebar pada pasien yang lain.
RAFIKA ANUGERAHA M
