
Ilustrasi makanan yang mengandung banyak gula
JAKARTA, jurnal9.com – Selama ini banyak orang beranggapan stres muncul akibat kekhawatiran pikiran yang berlebihan dan kerja yang berat. Namun ternyata stres juga bisa dipicu oleh makanan.
Dilansir Times of India, beberapa waktu lalu, menyebutkan makanan yang mengandung kadar hormon kortisol yang berlebihan akan menyebabkan stres. Seperti makanan yang mengandung banyak gula harus dihindari guna mengurangi stres.
Sebab makanan yang terlalu banyak gula dapat melepaskan lebih banyak kortisol yang menyebabkan tidurnya bermasalah, mengganggu sistem kekebalan, sakit kepala, dan akan menambah stres.
Kemudian makanan olahan yang berkarbohidrat tinggi. Jenis makanan ini terasa enak, tetapi tidak memberi manfaat bagi tubuh.
Ini dapat menyebabkan kadar gula darah berfluktuasi yang dapat membuat seseorang sensitif, mudah tersinggung dan galau.
Lalu seseorang yang gemar mengkonsumsi minuman anggur beralkohol. Selama ini banyak orang yang mengalami penat, lalu melepas lelah dengan meminum anggur. Padahal minuman anggur ini justru akan dapat menambah stres.
Ini karena minum terlalu banyak alkohol melepaskan hormon yang dapat membuat merasa cemas dan stres.
Jenis minuman yang mengandung kafein, seperti kopi yang paling banyak dikonsumsi dalam sehari-hari, ternyata minuman ini dapat membuat gelisah dan cemas. Diperboleh minum kopi, tapi cukup minum satu cangkir saja dalam sehari untuk menjauhkan stres.
Begitu pun tepung olahan yang dibikin campuran makanan snack, tepung olahan ini tidak memiliki serat. Tepung ini punya kandungan karbohidrat murni yang mudah dicerna. Sehingga makanan yang dibuat dari tepung olahan ini bisa menyebabkan naiknya kadar gula darah.
Ketika gula darah meningkat dalam tubuh seseorang, ternyata bisa melepaskan kortisol yang menyebabkan stres.
Kemudian makanan yang terlalu banyak mengandung garam, sebaiknya dihindari. Sebab garam yang ada makanan itu dapat menyebabkan retensi air di dalam tubuh. Sehingga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Kondisi ini membuat lebih mudah jantung berakibat stres.
Daging olahan seperti hot dog, sosis, dan dendeng mengandung banyak natrium dan aditif, ini juga perlu dihindari. Makanan daging olahan yang banyak terdapat di resto atau cafe ini dapat menurunkan tingkat energi dan meningkatkan stres.
Dan makanan yang digoreng, jenis makanan ini paling banyak orang mengkonsumsinya. Karena makanan gorengan ini paling banyak ditemui dimana-mana dan sulit dihindari.
Padahal makanan gorengan yang banyak mengandung minyak, lemak berisiko dapat menurunkan energi dan meningkatkan stres.
Saat seseorang mengkonsumsi makanan gorengan, seketika itu biasanya berakibat bikin lesu dan tidak nyaman tubuh. Bisa memasak dengan cara lain seperti memanggang, menumis, atau mengukus.
Meski semua jenis makanan atau minuman yang disebutkan tadi bisa menyebabkan stres, namun bukan berarti dilarang. Boleh mengkonsumsinya dengan mengontrol porsinya, pastikan tidak berlebihan.
RAFIKA ANUGERAHA M
