Jurnal9.com
Headline Sport

Tim Catur Indonesia Membuat Kejutan Lagi Menahan Tim Kuat Iran 3-3 di Olimpiade Catur Online

Pecatur muda IM Gilbert Elroy Tarigan mampu menahan remis GM Amin Tabatabae dari Iran.

JAKARTA, jurnal9.com – Tim catur Indonrsia membuat kejutan menahan imbang 3-3 regu tangguh Iran yang diperkuat tiga Grand Master (GM), namun hasil akhir Olimpiade Catur Online 2020 gagal bagi Indonesia menembus tiga besar.

IM Gilbert mampu menahan remis GM Amin Tabatabae di meja lima setelah lawan unggul satu bidak dalam permainan akhir. Benteng terkena remis otomatis karena pengulangan tiga kali bangunan posisi yang sama.

Kapten Tim Olimpiade Indonesia 2020 Kristianus Liem menjelaskan, kejutan Indonesia dalam menghadapi Iran, adalah Novendra yang bisa mengalahkan GM Ehsan Ghaem Maghami dan Ummi mengalahkan Anahita Zahedifar di meja enam.

Kapten Tim Olimpiade Indonesia 2020, Kristianus Liem 

Dengan kejutan dibuat Tim Indonesia bermain imbang melawan tim kuat Iran, lewat pecatur Novendra yang menaklukkan GM Ehsan Ghaem Maghami dan Ummi mengalahkan Anahita Zahedifar, sehingga membawa Indonesia menyumbang poin penuh untuk kedudukan imbang 3-3.

Keberhasilan Indonesia menahan imbang Iran, ditentukan oleh IM Gilbert Elroy Tarigan yang mampu menahan remis GM Amin Tabatabae di meja lima, setelah lawan yang unggul satu bidak dalam permainan akhir terkena remis  otomatis karena pengulangan tiga kali bangunan di posisi yang sama. Dan satu remis lagi dibuat Yoseph Taher atas GM Parham Maghsoodloo di meja pertama.

“Sayang pada babak terakhir Indonesia kalah 2-4 dari Georgia. Seandainya kalah 2,5-3,5 posisi Indonesia masuk peringkat kelima. Kemungkinan itu besar sekali. Tapi Yosep yang unggul mutlak lawan GM Pantsulaia, justru membuat blunder,” ujar Kristianus kepada jurnal9.com.

Menurut dia, Yosep membuat blunder dengan memukul bidak lawan di petak e-4. Seharusnya membuat langkah Md5 dan menang telak diikuti Gh3+ dilanjutkan Rxh3 Bxd8 dan langkah berikutnya ke-34 Gxd8-e3 dan langkah ke-35 Me6.

Baca lagi  Luhut Umumkan PPKM Jawa-Bali Berlanjut Hingga 20 September, Bali Turun Level 3

Tingginya level persaingan lawan di Pool A Divisi Utama membuat Ketum Utut Adianto menilai jika Tim Indonesia masuk tujuh besar saja sudah merupakan prestasi bagus. Karena di Pool A terdapat China, India dan Vietnam yang memiliki para pecatur dengan elorating tinggi. Juga di Pool A ini ada Iran, Mongolia, Uzbekistan, Georgia dan Jerman yang semuanya memiliki tradisi catur kuat.

“Kalau lolos emang berat. Kami berpikir dapat melampaui target posisi tujuh besar yang disampaikan Ketum GM Utut Adianto saja sudah hebat,” kata Kristianus.

MULIA GINTING

 

Related posts

Suasana Gurun di Western Australia

Redaksi

Presiden Jokowi Akhirnya Cabut Perpres Soal Miras, Setelah Diprotes Umat Islam

adminJ9

Jokowi: Tak Ada Niat Jadi Presiden 3 Periode, Pesan ke Amien Rais, Jangan Bikin Gaduh

adminJ9