Jurnal9.com
News

Komisi IV DPR Serahkan Bantuan Rp1,81miliar untuk Pelaku Usaha Perikanan

Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.

JAKARTA, jurnal9.com – Komisi IV DPR RI dan KKP menyerahkan bantuan kepada pelaku usaha perikanan di Kabupaten Purwakarta, berupa benih ikan air tawar, paket budidaya ikan sistem bioflok, premi asuransi bagi pembudidaya ikan kecil, serta bantuan modal usaha kepada pembudidaya dengan total nilai bantuan yang mencapai hingga Rp1,81 miliar.

Saat  kunjungan kerja Komisi IV DPR RI itu ke Waduk Jatiluhur langsung dilakukan penebaran benih ikan lokal jenis nilam hasil produksi dari Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi sebanyak 100 ribu ekor.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto menyebutkan kegiatan restocking atau penebaran benih ini telah menjadi agenda rutin. Selain untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan, kegiatan ini juga menjaga ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat di sekitar lokasi penebaran benih ikan.

“Ikan lokal memiliki nilai ekonomis yang tinggi karena keberadaannya cukup langka di masyarakat, bahkan ada beberapa spesies yang hampir punah. Karenanya melalui unit pelaksana teknis KKP ini terus memproduksi ikan endemik lokal untuk ditebar di perairan umum guna menjaga kelestariannya,” ucap Dirjen Perikanan Budidaya.

Slamet mengutarakan harapannya, kesadaran masyarakat untuk membantu menjaga kelestarian perairan dengan melakukan pengelolaan perairan umum secara bertanggung jawab .Di antaranya dengan penggunaan alat tangkap ramah lingkungan, tidak menangkap ikan secara berlebihan dan tidak mencemari perairan dengan limbah serta sampah.

Sebagai informasi, hingga bulan Agustus 2020 KKP telah melakukan penebaran benih ikan sebanyak 8.472.300 ekor di 78 perairan umum di 36 kabupaten seluruh Indonesia. Sekitar 97 persen benih ikan ditebar merupakan benih ikan lokal.

Pengelolaan air yang tepat di Waduk Jatiluhur dapat meningkatkan kualitas air yang berdampak bagi masyarakat banyak

Baca lagi  Kemenag Hubungi Arab Saudi Minta Kepastian Pelaksanaan Ibadah Haji 2020

Sementara Komisi IV DPR RI meminta kepada masyarakat agar menjaga kelestarian dan kualitas air Waduk Jatiluhur, karena ini penting untuk irigasi pangan hingga sumber energi.

“Keberadaan Waduk Jatiluhur berhubungan langsung dengan tugas dari Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, perikanan maupun lingkungan hidup. Pengelolaan air yang tepat di Waduk Jatiluhur dapat meningkatkan kualitas air yang berdampak bagi masyarakat banyak,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis.

Dedi Mulyadi menambahkan terkait program strategis nasional Citarum Harum, pihaknya terus mendorong pemerintah melaksanakan program rasionalisasi Keramba Jaring Apung (KJA) yang di Waduk Jatiluhur.

Adanya penataan KJA di waduk akan berdampak baik secara hitungan ekonomi bagi harga jual ikan.

“Kami berharap semoga kualitas air di Waduk Jatiluhur masih cukup baik untuk melakukan budidaya ikan, hasil produksi tetap stabil, memiliki pasar yang baik serta menghasilkan produk perikanan yang dapat menyehatkan masyarakat,” kata politisi Fraksi Partai Golkar tersebut.

Ant  l  MULIA GINTING

Related posts

AJI Indonesia: Omnibus Law Merugikan Pekerja dan Mengancam Demokratisasi Penyiaran

adminJ9

“FPI Bukan Ormas Terlarang Seperti PKI, Tapi FPI Dinyatakan Bubar Secara Hukum”

adminJ9

Penataan Struktur Organisasi Menuju Koperasi Modern, UMKM Berdaya Saing dan Naik Kelas

adminJ9