Jurnal9.com
Headline LifeStyle

Gejala Tumor Payudara yang Dialami Marshanda, Ini Penyebabnya

Ilustrasi kanker payudara

JAKARTA, jurnal9.com – Marshanda awalnya mengeluh dirinya sering merasakan sakit di bagian dada. Setelah check kesehatan ke rumah sakit di Singapura [sudah setahun lalu], dokter yang menanganinya memvonis artis cantik ini telah mengidap tumor payudara.

Seketika itu Marshanda kaget dan tak mampu menahan tangis, tapi sang dokter memberikan semangat; jika yang dideritanya masih jenis tumor, ada harapan bisa sembuh.

Lalu sang dokter menjelaskan tumor muncul saat ada pertumbuhan sel secara tidak normal dalam suatu jaringan dan membentuk benjolan. Dan sifatnya bisa jinak. Bisa ganas.

Sedangkan kanker berupa tumor bersifat ganas yang dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya dengat cepat, dan merusak sel sehat di sekitarnya.

“Kalau tumor bisa jinak. Dan bisa ganas. Artinya kalau yang diderita Marshanda ini jenis tumor jinak, maka kemungkinan besar bisa disembuhkan. Berbeda dengan kanker yang sifatnya ganas,” ungkap Marshanda yang mendapat penjelasan dari dokternya.

Ia menyebut kanker payudara terjadi saat sel-sel payudara bermutasi (berubah) dan tumbuh di luar kendali, menciptakan massa jaringan (tumor). Seperti kanker lainnya, kanker payudara dapat menyerang dan tumbuh ke dalam jaringan di sekitar payudara

Dalam upaya deteksi dan pencegahan dini, menurut dokter RS di Singapura ini, jika di tubuh bagian dada dekat leher, ada benjolan, maka segera periksa ke dokter untuk memastikan penyebab benjolan tersebut. Biasanya perlu pemeriksaan lewat foto rontgen, USG, CT scan, MRI dan biopsi.

“Biasanya tanda-tanda kanker payudara itu bisa dirasakan jika ada benjolan di payudara, lalu mengalami perubahan ukuran payudara, dan melihat adanya perubahan pada kulit payudara. Ini yang saya rasakan,” kata artis cantik ini.

Dikutip dari halaman CDC Amerika Serikat, Senin (30/5/2022) disebutkan gejala tumor dan kanker payudara mengalami perubahan seperti berikut:

  • Mengalami perubahan ukuran, bentuk payudara.
  • Ada benjolan,yang ukurannya sekecil kacang polong, bisa di dekat payudara atau ketiak. Dan ini bertahan selama siklus menstruasi.
  • Ada perubahan tampilan pada bagian kulit payudara atau puting seperti berlesung pipit, mengerut, bersisik, atau meradang.
  • Terlihat kemerahan pada bagian kulit payudara atau puting yang sangat berbeda dari area lain di kedua payudara .
  • Bentuk payudaranya mengeras dan di bawah kulit keluar cairan bernoda darah atau bening dari puting.
Baca lagi  Idap Tumor Payudara, Marshanda Menangis Ingin Temui Ayahnya Sebelum Meninggal

Makanan yang memicu kanker payudara

1.Daging merah yang dibakar; steak dan sate.

Ini jenis makanan yang tidak baik untuk kesehatan payudara. Karena itu konsumsi daging harus dibatasi 500 gram atau kurang per minggu.

Perhatikan cara memasaknya karena akan membentuk heterocyclic amines (HCAs). HCAs yang diduga dapat menyebabkan kanker payudara, paru-paru, usus besar, dan prostat.

  1. Alkohol

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa asupan alkohol dapat meningkatkan risiko kanker payudara pada wanita. Batas aman untuk konsumsi alkohol ini cuma satu cangkir sehari.

Lebih dari itu, risiko terkena kanker payudara meningkat 11 persen untuk setiap gelas alkohol yang diminum.

  1. Gula

Asupan gula yang berlebihan dapat meningkatkan kadar insulin. Menurut penelitian, insulin merupakan promotor utama pertumbuhan tumor. Insulin dalam jumlah besar dalam darah dapat meningkatkan kadar estrogen bebas yang bersirkulasi.

  1. Susu tinggi lemak dan produk olahannya.

Menurut beberapa penelitian, orang yang makan susu tinggi lemak, dan keju dapat berisiko lebih tinggi terkena kanker. Para peneliti menduga bahwa hal itu terkait dengan estrogen. Karena hormon ini larut dalam lemak, minuman yang ditemukan dalam susu tinggi lemak.

Beberapa jenis kanker payudara memiliki reseptor estrogen dan diberi nutrisi oleh estrogen.

  1. Daging yang sudah diproses

Para peneliti telah menemukan bahwa bahan-bahan yang digunakan sebagai pengawet dalam daging olahan, seperti sosis, ham, dan bacon diubah menjadi bahan, ini menjadi penyebab kanker saat berada dalam tubuh.

RAFIKA ANUGERAHA M  I  ARIEF RAHMAN MEDIA

Related posts

Mana yang Lebih Berisiko Penyakit, Makanan yang Tinggi Garam atau Gula?

adminJ9

Ini Skema untuk Kredit Modal Kerja yang Dijamin Pemerintah

adminJ9

Anak Konglomerat, Chairul Tanjung: Putri Tanjung Dilamar Guinandra Jatikusumo

adminJ9