Jurnal9.com
News

Awas! Orang yang Positif Omicron di Indonesia Terus bertambah Jadi 46 Orang

Penumpang yang baru tiba di Bandara Soekarno-Hatta dari perjalanan luar negeri

JAKARTA, jurnal9.com – Kementerian Kesehatan kembali menemukan sejumlah orang yang dinyatakan positif Omicron saat tiba di Indonesia setelah melakukan perjalanan dari luar negeri.

Mereka diketahui dari hasil pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) oleh Badan Litbangkes Kemenkes yang keluar  25 Desember 2021. Tercatat sebanyak 26 kasus merupakan imported case, di antaranya 25 WNI yang pulang dari Malaysia, Kenya, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Mesir, Malawi, Spanyol, Inggris, Turki, dan 1 orang WNA Asal Nigeria.

Kasus Omicron ini terdeteksi saat mereka menjalani karantina 10 hari. Beberapa kasus terdeteksi setelah mereka menjalani lebih dari tiga hari dalam masa karantina.

“Dengan tambahan kasus baru ini, total Omicron di Indonesia terus bertambah menjadi 46 orang sejak pertama kali dilaporkan pada 16 Desember 2021 lalu,” kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes, Siti Nadia Tarmidzi melalui keterangan tertulis, Minggu (26/12/2021).

“Sebagian besar mereka saat ini telah menjalani karantina di Wisma Atlet, dan sebagian lagi di RSPI Sulianti Saroso,” ujarnya.

Menurut Nadia, hal ini menunjukan karantina 10 hari merupakan durasi yang tepat untuk mencegah pasien covid-19 yang terjangkit varian Omicron menulari orang lain di luar fasilitas karantina.

Kemenkes mengonfirmasi kasus pertama Omicron pada 15 Desember 2021 menyerang seorang petugas kebersihan RSDC Wisma Atlet.

Kemudian dari hasil pemeriksaan pada 17 Desember pada 5 kasus probable ditemukan 2 kasus yakni WNI dari Inggris dan Amerika Serikat yang terkonfirmasi positif. Lalu pada 22 Desember, Kemenkes kembali mencatat adanya tambahan 2 kasus baru Omicron.

Pada 23 Desember, ada tambahan 3 kasus baru yang berasal dari WNI yang baru saja kembali dari Malaysia dan Kongo.

Baca lagi  Guru Besar UII Sebut Tanaman Obat untuk Virus Corona Ada dalam Alquran dan Hadist

Selanjutnya, pada tanggal 24 Desember, Kemenkes kembali mengidentifikasi adanya tambahan kasus sebanyak 11 orang yang berasal dari pelaku perjalanan dari Turki, Jepang, Korea Selatan dan Arab Saudi.

Kementerian Kesehatan mencatat mayoritas kasus Omicron yang terdeteksi di Indonesia berasal dari pelaku perjalanan internasional (imported case). Karena itu pintu masuk negara dari darat, laut maupun udara makin diperketat seiring semakin meluasnya penyebaran varian Omicron.

RAFIKA ANUGERAHA M

Related posts

Ekonomi Kuartal III Minus 3,49 Persen, Ada Pemulihan Secara Signifikan untuk Kuartal IV

adminJ9

Anies Baswedan, Posisi Teratas Paling Disukai Netizen untuk Capres 2024

adminJ9

BPIP Bikin Aturan Paskibraka Harus Copot Jilbab, Orangtuanya Kecewa Kirim Surat ke Jokowi

adminJ9

Leave a Comment