Jurnal9.com
Headline LifeStyle

Apa itu Delirium? Dari Penelitian, Ini Jadi Gejala Baru Orang yang Terkena Covid-19

JAKARTA, jurnal9.comVirus corona yang menyerang pernapasan, menurut penelitian, gejalanya dapat mempengaruhi organ vital lainnya. Salah satunya  berada di bagian otak. Seperti pasien mengeluh kehilangan ingatan, kabut otak, kebingungan, kecemasan, pengurasan kognitif beberapa minggu.

Bagi sebagian orang, bahkan gejala pada minggu-minggu awal bisa menjadi tanda degradasi usia otak mereka.

Sebuah studi baru menunjukkan tanda-tanda penurunan dapat terlihat dari hari-hari pertama infeksi pada pasien.

Tanda terbaru yang perlu dikhawatirkan yaitu Delirium. Apa itu Delirium? Keadaan penurunan mental dan kesadaran yang terlihat pada pasien lanjut usia yang terkena virus corona.

Dari yang dipelajari tentang manifestasi covid-19 tersebut ada pada sistem saraf. Sehingga apa yang dialami pasien, keadaan kebingungan terjadi sejak hari pertama.

Sebuah studi tentang manifestasi neurologis virus corona yang diterbitkan jurnal Neurology, menunjukkan bahwa beberapa gejala covid seperti kebingungan, penyumbatan mental, agitasi, dan komplikasi neurologis dapat menjadi beberapa indikator awal kerusakan otak.

Studi tersebut juga menunjukkan fakta bahwa banyak gejala neurologis, termasuk kabut otak yang tidak dapat dijelaskan mungkin disebabkan oleh cedera neurologis  dan kerusakan otak yang dipicu oleh penurunan kadar oksigen secara tiba-tiba.

Penurunan saturasi oksigen yang parah dapat berpotensi mengancam seseorang, dan menyebabkan kondisi yang disebut happy hipoksia.

Dokter memperingatkan bahwa pengenalan gejala sedini mungkin dapat membantu memberikan perawatan dan terapi yang lebih baik untuk pasien covid-19.

Para ahli memperingatkan bahwa Delirium bisa disertai demam. Demam adalah salah satu gejala awal infeksi virus corona, dan terjadi lebih dari 85% kasus. Penelitian awal menemukan bahwa delirium atau keadaan penurunan mental dan kognitif serta kesadaran juga terlihat pada pasien lanjut usia yang terkena  penyakit tersebut.

Baca lagi  Orang yang Alami Gangguan Penciuman, Hati-Hati! Ini Bisa Jadi Gejala Baru Covid-19?

Namun, ini mungkin salah satu tanda bukti pertama dari infeksi yang berkembang untuk hampir semua orang.

Delirium, sebagai defisiensi kognitif, terjadi ketika persamaan kimiawi di otak mengalami perubahan atau menjadi tidak seimbang. Adanya kondisi medis yang sudah ada sebelumnya, seperti tekanan darah tidak seimbang, diabetes, gangguan paru juga dapat menyebabkan penurunan kognitif.

Mengapa covid-19 menyebabkan delirium?

Faktanya, temuan dari Journal of Clinical Immunology and Immunotherapy  menunjukkan bahwa kemungkinan berkembangnya delirium juga tergantung pada gejala neurologis ringan lainnya, seperti hilangnya indra penciuman atau pengecap.

Juga diamati bahwa pada tingkat paling awal, mengigau dapat dipicu oleh tiga faktor:

-Hypoxia: Ketika jaringan otak kekurangan kadar oksigen, yang dapat menyebabkan pembengkakan saraf dan edema, dan menyebabkan kerusakan eksternal/internal di otak.

-Peradangan: Badai sitokin, ketika sistem kekebalan menjadi terlalu aktif dan menyerang organ-organ juga bertanggung jawab untuk mengubah atau merusak fungsi otak.

Toksisitas neuronal: Ini dianggap sebagai komplikasi yang jarang terjadi, ketika virus SARS-COV-2 secara langsung mengganggu fungsi saraf pada tingkat sel, bahkan sebelum mencapai rongga paru-paru.

Sementara beberapa gejala neurologis dapat pulih sendiri untuk sementara waktu, penurunan fungsi otak bisa sangat berpengaruh. Karena itu, merancang terapi dan perawatan yang diperlukan pada tingkat awal, dapat mencegah infeksi berubah menjadi buruk.

Para peneliti juga menyarankan bahwa memberikan perawatan neurologis yang baik serta pengobatan anti-virus dengan pemeriksaan rutin guna mencegah risiko kerusakan otak yang parah dan jangka panjang.

Sumber:  jurnal Neurology

RAFIKI ANUGERAHA M

Related posts

Program Pemulihan Ekonomi Belum Dirasakan Sepenuhnya Pelaku Usaha di Bali

adminJ9

Erros Djarot Mengaku Tertular Virus Corona dari Uang Kertas

adminJ9

Waduh! Alvin Faiz Baru Becerai, Kini Sudah Menikah lagi dengan Henny Rahman?

adminJ9