Jurnal9.com
News

Tahun Baru Hijriyah, Menag: Mari Bersatu Menuju Indonesia Maju

JAKARTA, jurnal9.com – Menteri Agama Fachrul Razi mengajak umat Islam untuk meneguhkan persatuan dan mewujudkan kehidupan berbangsa yang lebih baik saat Umat Islam menyongsong tahun baru 1 Muharram 1442H (Hijriyah).

Tahun baru hijriyah selalu mengingatkan umat Islam pada momen bersejarah hijrah Rasulullah dari Makkah ke Madinah. Semangat hijrah adalah berpindah dari keadaan yang tidak baik di suatu tempat ke tempat lain untuk menggapai keadaan lebih baik. Hal ini mengandung makna sangat tinggi bagi berbagai hal yang sama dalam kehidupan manusia.

“Mari manfaatkan momentum 1 Muharram 1442H untuk teguhkan persatuan menuju dan mewujudkan Indonesia maju,” pesan Menag di Jakarta, Rabu (19/08).

“Dalam kehidupan nyata, hijrah bisa bermakna perpindahan dari kemungkaran kepada ketakwaan, dari keterbelakangan kepada kemajuan, dari mudarat kepada yang manfaat, dan juga dari peradaban jahiliyah ke peradaban yang bermartabat,” ujarnya seperti dikutip Humas Kemenag

Menurut Menag, ada beberapa makna  penting yang bisa digali dari peringatan tahun baru hijriyah. Pertama, hijrah mengingatkan umat pada sikap istiqamah atau teguh pendirian Nabi Muhammad saw yang tetap berjuang menyebarkan Islam meski menghadapi berbagai rintangan, hambatan dan ancaman.

Kedua, hijrah cermin kecerdasan pemikiran Nabi dalam perjuangan dakwahnya, menyebarkan agama Islam.

Ketiga, hijrah bermakna berpindah dari keadaan yang tidak atau kurang baik, ke keadaan yang lebih baik.

“Mari peringati tahun baru Islam dengan penuh syukur. Manfaatkan kehadirannya untuk terus berusaha hijrah menjadi manusia, bangsa dan umat yang  lebih baik. Mari hijrah dari berbagai kepurukan akibat dampak wabah covid-19, ke perbaikan yang telah dirancang untuk dilaksanakan bersama-sama. Semoga cita-cita Indonesia Maju segera terwujud. Aamiin,” tutur Menag.

“Di tengah pandemi, tetap terapkan protokol kesehatan. Sambut tahun baru dengan kesederhaan dan penuh rasa syukur. Tetap aga jarak, gunakan masker, dan rajin cuci tangan.”

Baca lagi  Kontra Aturan dalam Penerapan PSBB di Surabaya

MULIA GINTING

 

Related posts

Kecewa pada Kinerja Polri dan Presiden Jokowi, Kamaruddin Mundur dari Kasus Brigadir J

adminJ9

Kemenag Beri Paket Data Gratis untuk Siswa Madrasah, Kerjasama dengan 5 Operator

adminJ9

Sistem di Arab Saudi Akan Menolak Calon Jamaah Haji Berusia lebih dari 65 Tahun

adminJ9

Leave a Comment