Jurnal9.com
Headline LifeStyle

Serangan Jantung Bisa Terdeteksi dari Bagian Tubuh, Ini Tanda-tandanya

Ilustrasi orang yang mengalami nyeri dada 

Meningkatnya penderita jantung pada usia muda karena faktor gaya hidup yang buruk, pola makan yang tidak sehat, dan bahkan olahraga berlebihan juga berkontribusi pada kasus serangan jantung ini.

JAKARTA, jurnal9.com – Serangan jantung sering terjadi secara tiba-tiba dalam beberapa kasus yang dialami banyak orang. Tapi tanda-tanda yang biasanya muncul mulai dari rasa ketidaknyamanan yang ada di bagian tubuh ini.

Dikutip dari www.heart.org, gejala paling umum ada nyeri di dada atau rasa tidak nyaman pada tubuh bagian lainnya, seperti gejala berupa rasa sakit punggung, rahang, leher, lengan dan perut.

Seseorang yang mengalami serangan jantung, biasanya diawali dari rasa nyeri di bagian dada selama 15 menit. Bahkan bisa lebih lama lagi.

Dada

Di bagian dada [tengah] terasa nyeri dalam waktu sampai 15 menit. Bahkan bisa lebih lama. Kadang rasa nyeri dada ini bisa hilang, tapi beberapa saat kemudian muncul kembali. Jadi ketidaknyamanan dada ini rasanya seperti ditekan, diremas rasa sakitnya.

Punggung

Selain itu tidak boleh mengabaikan rasa sakit di bagian punggung, terutama wanita. AHA mengklaim wanita lebih mungkin dibandingkan pria untuk rasa sakit punggung ini. Jadi rasa sakit di punggung ini juga menjadi tanda-tanda serangan jantung.

Rahang

Rasa sakit di rahang bukan sekadar gangguan otot atau sakit gigi. Terutama wanita,  nyeri rahang ini biasanya dirasakan di sebelah kiri area wajah. Ini bisa menjadi tanda seseorang akan mengalami serangan jantung.

Rasa nyeri rahang ini biasanya dibarengi rasa tidak nyaman di dada, sesak napas, berkeringat, dan ada rasa mual. Jika tanda-tanda ini mulai dirasakan, segera meminta bantuan medis.

Baca lagi  Rasio Utang Indonesia Sebesar 38,8% PDB, BI Klaim Struktur Tetap Sehat

Leher

Ketidaknyamanan yang mulai terasa dari dada, kemudian rahang, sampai menyebar ke leher, ini juga akan dirasakan sesorang saat dirinya terkena serangan jantung.

Ketidaknyamanan yang terasa di leher ini, biasanya leher terasa kaku. Ini bisa menjadi tanda kelelahan, ketegangan, ketegangan otot bagian leher bisa terjadi karena serangan jantung.

Bahu

Saat rasa sakit dan tidak nyaman itu terjadi pada bagian leher, rahang, dan bahu, biasanya terus merambah ke bagian bahu. Memang umumnya rasa sakit itu bermula dari dada ke rahang kiri, lengan, atau leher sampai bahu.

Lengan kiri

Serangan jantung terjadi karena adanya penyumbatan aliran darah ke otot jantung dan dapat menyebabkan rasa sakit di lengan kiri. Menjalarnya rasa nyeri di lengan kiri ini bisa menjadi tanda penuaan, rasa sakit yang tiba-tiba dan tidak biasa menjadi tanda awal serangan jantung. Karena itu saat lengan kiri terasa sakit, maka untuk bagian lengan kiri ini butuh perhatian.

Serangan jantung terjadi karena bekuan darah yang menghalangi aliran darah ke otot jantung.

Dari waktu ke waktu orang yang terkena serangan jantung terus melonjak. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2019: ada sekitar 17,9 juta orang meninggal karena masalah jantung, atau 32 persen dari semua kematian global.

Bahkan selama pandemi covid-19, situasinya semakin memburuk. Karena terjadi peningkatan cukup besar untuk pasien jantung dari kalangan anak muda.

Meningkatnya penderita jantung pada usia muda itu karena sejumlah faktor; pilihan gaya hidup yang buruk, pola makan yang tidak sehat, dan bahkan olahraga berlebihan juga telah berkontribusi pada peningkatan kasus serangan jantung pada anak muda ini.

RAFIKA ANUGERAHA M 

Related posts

Didi Kempot Meninggal Karena Jantung, Ini Penjelasan Kenapa Terjadi Mendadak?

adminJ9

Orang yang Mau Shalat ke Masjid di Inggris Harus Daftar Dulu via Teknologi Digital

adminJ9

Siapa Sebenarnya Yahya Waloni, Ini Kisahnya Saat Memilih Jadi Ustadz

adminJ9