Jurnal9.com
Business

PIBI Ikopin Angkat Pemasaran Melalui Kemasan Produk

JATINANGOR, jurnal9.com – Pusat Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan (PIBI) Institut Koperasi Indonesia (Ikopin) fasilitasi pelaku usaha membuat kemasan produk agar lebih menarik bagi konsumen, sedangkan keberpihakan sebagai wujud dari keberadaan lembaga tersebut untuk dunia usaha.

“Kami mengadakan webinar pelatihan pengemasan produk agar bisa meningkatkan daya saing pasar khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),” ujar Direktur PIBI Ikopin, Indra Fahmi, kepada jurnal9.com, Rabu (30/9).

Menurut dia, ada lima manfaat jika ingin mengetahui keunggulan pengemasan terhadap pruduk, khususnya untuk memasarkannya. Sebab, packaging atau kemasan produk adalah salah satu hal penting yang harus diperhatikan. Kemasan merupakan bagian branding untuk mengenalkan produk ke pasar.

Namun, sejumlah pebisnis kurang memberi perhatian yang lebih pada packaging atau kemasan produk. Ada yang berpikir bahwa terpenting dalam pemasaran produk adalah kualitas produknya. Padahal, kemasan menjadi satu hal yang dapat mempengaruhi penjualan.

“Jika ingin produk mencuri perhatian, perhatikan juga tampilan pada kemasan produknya. Carilah desainer profesional dan berpengalaman untuk mendesain kemasan produk yang bagus. Sehingga produk Anda akan terlihat semakin menarik di mata konsumen,” ujarnya.

Adapun fungsi lain kemasan produk, menurut Indra, untuk melindungi agar tidak mudah rusak. Kemasan memberikan perlindungan agar produk tidak mudah tergores, basah, dan cacat. Terlebih saat pendistribusian atau pengiriman yang beresiko rusak karena terjatuh atau tertimpa barang lain.

Dengan kemasan yang baik, produk jadi lebih terjamin keamanannya. Bagi bisnis online, konsumen akan puas jika produk sampai dengan kondisi yang baik. Jika konsumen puas, maka kepercayaan konsumen otomatis akan terbangun.

“Keunggulan lainnya, pada kemasan produk dapat mencantumkan informasi tentang produk. Misalnya, nama brand, logo, tagline, harga, alamat website, akun media sosial, manfaat, cara pembuatan produk, dan lain-lain. Informasi itu merupakan bagian dari promosi untuk memperkenalkan keunggulan produk. Bisa dipastikan, desain kemasan akan jadi menarik,” tukas Indra Fahmi.

Baca lagi  Kolaborasi KemenkopUKM Usung Gerakan Toko Bersama

Thomas Gozali, pakar kemasan produk UMKM Indonesia mengatakan, memang sudah banyak pemasaran yang dilakukan menggunakan packaging atau dalam bentuk kemasan di pasar.

“Namun masih ada juga yang memasarkannya tidak sesuai dengan daya tarik sebenarnya. Masih kurang menarik dan perlu sentuhan. Kadang dalam bentuk unik tapi kurang ergonomis. Ada juga kemasan hampir menutup produk dan sampai enggan memenuhi label ketentuan pangan,” ungkapnya.

MULIA GINTING

 

Related posts

Bangkit dari Pandemi Covid-19, MenkopUKM Ajak Milenial Berwirausaha

adminJ9

Usaha Mikro dan Kecil, Sekarang Bisa Bikin Badan Hukum Perseroan Perorangan

adminJ9

KemenkopUKM-Dekranas Kembangkan Ekosistem UMKM Berbasis Koperasi Modern di Likupang

adminJ9