![]()
Vice President ICCWA, Bernard Tampubolon (foto kiri) Dahlan Iskan (foto tengah) dan President ICCWA, Agata Dharma (foto kanan).
PERTH, jurnal9.com – Siang yang dingin di Perth, Australia Barat, suhu 12 derajat dan gerimis, tak menghalangi antusiasme anggota undangan Indonesian Chamber of Commerce Western Australia (ICCWA): Kamar Dagang Indonesia di Australia Barat, untuk bertemu dengan Dahlan Iskan.
Seperti dilaporkan wartawan jurnal9.com Hengki Setiawan dari Perth Australia, Selasa (8/7/2025), ada sekitar 30 pengusaha dan profesional anggota ICCWA, perwakilan dari KJRI Perth dan tim Persebaya yang mengikuti paparan dan berdiskusi dengan begawan media asal Magetan ini.
Kehadiran Dahlan Iskan berkaitan dengan pertandingan kesebelasan Persebaya melawan tim Western Australia, pada Rabu, 9 Juli 2025.
Acara ini diadakan di Tempayan Bay, salah satu restoran Indonesia ternama di Perth dengan hidangan khasnya: nasi empal, ayam goreng, dan minuman teh Tong Jie, serta sajian kue-kue manis yang menggoda.
![]()
Hengki Setiawan (foto kiri) dan Dahlan Iskan (foto kanan)
![]()
Anggota ICCWA saat melakukan sesi foto bersama
Dinginnya Perth menjadi tidak terasa karena topik diskusinya yang menarik. Mantan CEO PLN dan Menteri BUMN ini berbagi pengalaman dan kiatnya selama berkarier sebagai wartawan.
“Pengalaman saya sebagai wartawan yang harus belajar banyak hal dalam waktu yang singkat. Menyajikan tulisan yang menarik dan mudah dipahami. Ini sangat membantu pembentukan diri saya menjadi pengusaha, sampai menjadi pejabat publik,” kata Dahlan.
Pria yang gemar memakai sepatu kets dan rutin berolahraga ini juga membagikan kisah kasihnya yang membuat yang hadir tertarik mendengarnya. Apalagi ia sangat terbuka berbagi manajemen cintanya.
Tapi yang mengejutkan dari paparannya itu, Dahlan berpesan agar orang Indonesia yang tinggal di Perth ini tidak usah kembali ke Indonesia. “Jangan pulang ke Indonesia..! Jangan takut dikatakan tidak punya rasa nasionalisme,” ungkapnya.
“Lebih baik tidak pulang, kalau hanya akan jadi beban di Indonesia. Lebih baik berjuang dan sukses hidup di mancanegara,” kata Dahlan menegaskan.
Pemilik media Disway ini mengatakan justru yang dibutuhkan Indonesia adalah jaringan orang Indonesia yang sukses di banyak negara. Seperti yang dimiliki oleh negara-negara maju.
Sesi terakhir semua anggota melakukan foto bersama, lalu saling cipika-cipiki, setelah mengikuti paparan dan diskusi selama dua setengah jam.
Kemudian para pengusaha dan profesional ini membawa pulang dengan semangat, tekad yang lebih kuat: berjuang untuk meraih sukses di negeri orang.
Hengki Setiawan, selain sebagai wartawan di perwakilan Perth Australia, juga Business Broker & Property Consultant Guardian WA Realty Perth. **
