Jurnal9.com
News

Nurdin Halid: Klub Sepak Bola Eropa Dikelola dengan Sistem Koperasi

Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nurdin Halid saat menerima gelar kehormatan doktor honoris causa dari Universitas Negeri Semarang, pada Kamis (11/2/2021).

SEMARANG, jurnal9.com – Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nurdin Halid menyebutkan sejumlah klub elite sepak bola di Eropa hampir semuanya dikelola dengan sistem koperasi.

“Klub sepak bola yang dikelola dengan sistem koperasi sukses dijalankan di sejumlah klub elite di Eropa, seperti Barcelona, Real Madrid, dan Bayern Muenchen,” kata Nurdin Halid dalam orasi ilmiahnya saat memperoleh gelar Doktor Honoria Causa bidang Industri olahraga di Universitas Negeri Semarang (Unnes) pada Kamis (11/2/2021).

Pengelolaan klub-klub sepak bola itu, lanjut dia, merupakan salah satu model koperasi klub olahraga yang bisa dikembangkan dalam industri olahraga di Indonesia.

Nurdin mencontohkan Barcelona yang dimiliki oleh 175 ribu anggota koperasi yang semuanya memiliki hak suara dalam menentukan arah dan masa depan klub.

Prinsip kerja koperasi, seperti keanggotaan, sukarela, serta kesetaraan, menjadi kekuatan Barcelona bisa bertahan sebagai klub elite dengan keuangan yang sehat.

“Koperasi klub olahraga sangat potensial karena berbasis pada anggota koperasi penggemar klub,” kata Nurdin yang pernah menjabat Ketua Umum PSSI itu dalam orasi ilmiahnya yang berjudul ‘Penguatan Industri Olahraga Berbasis Koperasi Multi-pihak’.

Ia menjelaskan bahwa koperasi multi-pihak sangat potensial sebagai pilar industri olahraga Indonesia. Alasannya koperasi berdasarkan pada azas kekeluargaan merupakan jatidiri Bangsa Indonesia.

Azas kekeluargaan sebagai koperasi menjadi modal sosial dan budaya yang efektif untuk menerapkan manajemen kodeterminasi

Nurdin meyakini nilai dan prinsip koperasi sebagai roh dari manajemen kodeteminasi yang mampu mengerakkan dan menghidupkan industri olahraga nasional secara berkelanjutan.

RAFIKI ANUGERAHA M 

Baca lagi  Hasto Masih Sebagai Saksi, Kenapa Ponselnya Kok Disita KPK? Ini Dianggap Melawan Hukum?

Related posts

Kaesang Beri Mahar Cuma Rp300 Ribu pada Erina Gudono, Kalau Rp 100 juta Mahal

adminJ9

Jokowi: Tak Ada Niat Jadi Presiden 3 Periode, Pesan ke Amien Rais, Jangan Bikin Gaduh

adminJ9

DPR Soroti Pernyataan Menag yang Sering Menimbulkan Kontroversi dan Tidak Substansial

adminJ9

Leave a Comment