Jurnal9.com
Business

MenkopUKM: Secara Teori Ekonomi, Segera Pulihkan Kondisi UMKM

Menteri Koperasi & UKM Teten Masduki saat memberikan penjelasan dalam acara webinar dengan tema ‘Momentum UKM Indonesia Bangkit Menuju Masa Keemasan’ yang diselenggarakan Markplus Institute.

JAKARTA, jurnal9.com –  Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengemukakan pemulihan ekonomi nasional dimulai dari upaya pemulihan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Secara teori ekonomi nasional, tidak mungkin bisa pulih kalau kita tidak segera dipulihkan kondisi UMKM-nya,” kata Teten Masduki dalam acara Webinar Galang UKM bertema ‘Momentum UKM Indonesia Bangkit Menuju Masa Keemasan’ yang diselenggarakan Markplus Institute, Selasa (4/8).

Sebanyak 99 persen pelaku usaha Indonesia adalah UMKM. Pemerintah menyadari untuk memulihkan UMKM harus melalui berbagai program. Teten mengajak semua pihak bekerja sama menjadikan UMKM sebagai tulang perekonomian nasional.

“Pemerintah sudah siap dengan desain menjadikan UMKM sebagai kekuatan ekonomi.’

Penting memperkuat kapasitas UMKM dengan sejumlah program utama. Di antaranya pendekatan ke market, go digital, hingga memperluas akses pembiayaan.

“Sebanyak 97 persen wilayah Indonesia bisa diakses internet dan logistik. Wilayah Indonesia sudah potensial masuk market digital,” ujarnya.

Sejumlah program telah dikembangkan di antaranya, memperkuat akses pasar UMKM dengan menjadikan Smesco Indonesia sebagai trading house, menyusun  e-katalog untuk memudahkan buyer dalam dan luar negeri, hingga memperluas Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar sesuai kebutuhan UMKM.

“Pemerintah memberi perhatian besar terkait ketersediaan pembiayaan bagi UMKM yang lebih ramah,” kata Teten Masduki

Di satu sisi, Koperasi Simpan Pinjam (KSP) juga akan menjadi mitra pemerintah untuk usaha mikro dari penyediaan pembiayaan bagi UMKM.

“Lembaga Penyalur Dana Bergulir (LPDB) menyediakan pembiayaan bagi koperasi yang disalurkan kepada anggotanya pelaku UMKM,” kata Menteri Koperasi dan UKM.

Baca lagi  MenkopUKM: Koperasi harus Masuk ke Sektor Produksi dan Bangun Kepedulian Sosial

Teten menyadari pandemi covid-19 memberikan dampak signifikan bagi kegiatan produksi UMKM dari sisi produksi, distribusi, pembiayaan, hingga pemasaran.

Di sisi lain melahirkan banyak inovasi penting dan saat ini Koperasi dan UMKM menjadi center isu di tengah pandemi covid-19. Pemerintah menjadikan UMKM sebagai perhatian utama.

MULIA GINTING

Related posts

KemenkopUKM Gandeng Mastercard dan Mercy Corps Indonesia Perkuat Digitalisasi 40.000 UMKM

adminJ9

KemenkopUKM Siap Dirikan Rumah Produksi Bersama Kluster Bawang Merah di Brebes

adminJ9

KemenkopUKM akan Cetak Wirausaha Muda Berpendidikan, Inovatif dan Berbasis Teknologi

adminJ9