Jurnal9.com
Headline LifeStyle

Kenapa Wanita Putuskan Mendadak Hubungan Asmara dengan Pasangannya? Ini Penyebabnya

Pasangan wanita muda dengan pasangannya; pria yang berusia jauh lebih tua

JAKARTA, jurnal9.com – Ada sejumlah alasan mengapa wanita memilih memutuskan hubungan dengan pria yang jadi pasangannya dalam waktu yang mendadak.

Dari berbagai pendapat yang dirangkum Times of India dari sejumlah wanita yang ditemui di banyak tempat itu menyatakan curahan hatinya sebagai berikut:

Ada sejumlah wanita punya alasan memutuskan hubungan dengan pria yang jadi pasangannya itu dalam waktu yang mendadak; ada kemungkinan karena bertemu pria lain yang lebih menarik.

Pria lain yang menjadi ketertarikannya ini, biasanya ada motif ekonomi yang lebih baik, meski usianya jauh lebih tua dari usia wanita itu sendiri.

Wanita memilih pria yang usianya jauh lebih tua. Bisa jadi usia pria itu sudah hampir seusia ayahnya.

Fenomena sugar babby

Dalam kehidupan di kota-kota besar seperti Jakarta, gaya hidup ini menjadi tren wanita berusia muda memilih pria yang berusia jauh lebih tua, ini disebut fenomena ‘sugar babby’.

Sedangkan prianya yang berusia jauh lebih tua, mencari wanita yang berusia jauh lebih muda, ini disebut fenomena ‘sugar daddy’.

Lantas apa yang menyebabkan fenomena ‘sugar babby’ alias wanita berusia muda ini memilih pria yang berusia lebih tua?  Dan pria yang berusia jauh lebih tua (sugar daddy) mencari wanita berusia jauh lebih muda. Dari hasil survei disebutkan terjadi fenomena ‘sugar babby’ ini karena faktor ekonomi;  adanya kecemburuan sosial antara orang yang miskin dengan orang yang hidup mapan.

“Jadi, enggak heran mengapa kehidupan ‘sugar babby’ di kawasan perkotaan makin meningkat,” jelas Kepala Eksekutif SeekingArrangement, Brandon Wade, seperti dikutip dari situs Mashable.

Apalagi dalam situasi pandemi sekarang ini, kehidupan ‘sugar babby’ ini;  wanita muda memilih pria berusia yang jauh lebih tua ini makin digandrungi mereka yang hidup miskin. Dan kebanyakan mereka hidup serumah tanpa nikah.

Baca lagi  Program Pemulihan Ekonomi Belum Dirasakan Sepenuhnya Pelaku Usaha di Bali

“Dalam situasi ekonomi yang sulit selama pandemi ini menjadi alasan mereka mencari penghasilan dengan menjadi pasangan hidup tanpa nikah dengan ‘sugar daddy’ ; pria yang berusia jauh lebih tua,” ujarnya memberi alasan.

Seperti diakui wanita ‘sugar babby’ bernama lola (nama samaran), ia menjadi ‘sugar babby’, selain untuk mencari penghidupan yang lebih mapan secara ekonomi, ini juga sudah menjadi bagian gaya hidupnya.

Menurut Lola, kehidupan ‘sugar babby’ adalah menjadi “teman kencan” untuk pria [sugar daddy] yang sudah berumur, namun punya kehidupan mapan.

Sekarang ini Lola sudah memiliki pria ‘sugar daddy’ yang rata-rata berusia 60 tahun ke atas. Bisa jadi pria ‘sugar daddy’ ini ada yang sudah punya istri, tapi ada juga yang melajang karena perceraian.

“Pria ‘sugar daddy’ itu kebanyakan orang yang merasa kesepian, dan butuh teman kencan wanita untuk menemani hidup sepanjang malam,” ungkap Lola.

“Punya teman wanita ‘sugar babby’ dalam kehidupan pria yang berusia jauh lebih tua itu menjadi kebutuhan untuk hidup berfantasi dan happy. Karena mereka punya banyak uang untuk melakukannya,” lanjut dia.

ARIEF RAHMAN MEDIA

Related posts

China Membuka Kembali Semua Wilayahnya, Setelah 3 Bulan Lockdown

adminJ9

KPK: Jangan Naikkan Iuran BPJS, Tapi Benahi Peserta yang Nunggak dan RS Nakal

adminJ9

Aduh! Menakutkan, Pandemi di Indonesia Diprediksi Bisa Berakhir 10 Tahun Lagi

adminJ9