Jurnal9.com
Business

KemenkopUKM dan Kemendagri Bersinergi Berdayakan UMKM

Menteri Koperasi & UKM Teten Masduki dbersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sedang membahas kerja sama memberdayakan UMKM

JAKARTA, jurnal9.com – Kementerian Koperasi dan UKM bersama Kementerian Dalam Negeri sepakat bekerja sama menggerakkan roda perekonomian, khususnya Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) di daerah.

“Selain program reguler pemberdayaan UMKM, juga melaksanakan percepatan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan kerja sama penyediaan database UMKM,” kata  MenkopUKM Teten Masduki, usai bertemu Mendagri Tito Karnavian di Jakarta, Rabu (12/8).

Teten Masduki menjelaskan tahap pertama kerja sama terkait penyaluran Bantuan Presiden (Banpres) bagi 12 juta usaha mikro. Rencananya mulai disalurkan 17 Agustus 2020 dimasing-masing usaha mikro mendapatkan dana hibah Rp2,4 juta.

“Penyaluran akan dibagi dalam dua tahap. Untuk tahap pertama disalurkan kepada 9,1 juta pelaku usaha mikro daerah, sisanya disalurkan ditahap kedua dalam rentang waktu tidak terlalu lama dengan tahap pertama,” jelas Teten.

Menurut Teten, berbeda dengan UKM by name dan by adress, data mengenai usaha mikro yang jumlahnya banyak dan tersebar di daerah, terkadang fluktuatif. Karena itu, kerja sama dengan Kemendagri yang membawahi Ditjen Dukcapil dan Ditjen Pemerintahan Desa, data usaha mikro akan lebih mudah didapat.

Percepat Penyerapan Anggaran

Mendagri Tito Karnavian mengatakan, pihaknya sudah lama ingin berkunjung ke KemenkopUKM dan baru sekarang terlaksana. “Pertemuan saya dengan Kang Teten jadi momentum, sehubungan saat ini terjadi kontraksi ekonomi dan keuangan akibat pandemi Covid-19. Bukan hanya tataran nasional namun juga di daerah dan masyarakat,” kata Mendagri Tito.

Upaya menghadapi dampak sosial ekonomi ini adalah merealisasikan anggaran, khususnya ke daerah.

“Bapak Presiden juga sudah menyampaikan, secepatnya harus ada uang beredar dan kegiatan ekonomi harus mulai pulih kembali,” tegas Tito.

Baca lagi  MenkopUKM Prioritaskan Pengembangan Sektor Eduwisata Agro-Maritim

Pihaknya sudah mengumpulkan 548 Kepala Daerah agar segera mempercepat penyerapan anggaran. ”Saya memberikan apresiasi pada daerah yang mampu menyerap sampai 47,4 persen, namun ada juga yang masih di bawah 25 persen. Kepada mereka saya berikan peringatan, dan akan melakukan evaluasi awal September. Jika tidak ada peningkatan, saya akan turunkan Irjen ke daerah-daerah yang masih sedikit penyerapan anggarannya,” tegas Tito.

Pihaknya sebagai salah satu anggota dewan pengarah Tim Pemulihan Ekonomi Nasional, dipimpin Menteri BUMN Erik Tohir, melihat skema PEN cukup besar dan masif, yaitu UMKM.

Kemendagri bisa dibilang sebagai jembatan antara pusat dan daerah, juga ingin memastikan penyaluran skema bantuan ke UMKM bisa secepatnya terserap.

“Data 99 persen WNI ada di kami, yaitu di Ditjen Dukcapil. Kami memiliki jangkauan sampai ke desa-desa, dan nantinya tim penggerak PKK akan diterjunkan membagikan masker ke masyarakat. Masker tersebut kami serap dari UMKM,” tambah Tito.

MULIA GINTING

Related posts

“Gerakan Berikan Protein” Jadi Solusi Hidup Sehat dan Peluang Hilirisasi Olahan Perikanan

adminJ9

Mal dan Pusat Perbelanjaan Mulai Diizinkan Beroperasi dengan Kapasitas 25 persen

adminJ9

Pembagian Dana Hibah Pariwisata: Pemda 30%, Perhotelan dan Restoran 70% atau Rp2,3 triliun

adminJ9