Jurnal9.com
HeadlineNews

Setelah 14 Hari Hilang di Sungai Aare, Mayat Eril Ditemukan di Bendungan

Sungai Aare, Bern, Swiss, tempat kejadian Emmeril tenggelam.

BERN, jurnal9.com – Jenazah anak Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau akrab dipanggil Eril (23) yang hilang tenggelam di Sungai Aare, Swiss sejak 26 Mei 2022 lalu, akhirnya ditemukan di bendungan Engehalde, pada Rabu (8/6/2022) pukul 6.50 waktu setempat.

Penemuan jenazah Eril di Bendungan Engehalde ini berjarak sekitar 5,1 kilometer dari titik tempat kejadian tenggelam.

Dari rekaman video, dijelaskan untuk menempuh perjalanan dari titik tempat kejadian tenggelam sampai ke lokasi penemuan mayatnya di Bendungan Engehalde membutuhkan waktu paling cepat sekitar 16 menit jika ditempuh melalui darat. Cukup Jauh.

Dalam situs police.be,ch.  disebutkan Kepolisian Bern menemukan jasad seorang pria yang diduga kuat adalah Eril. Setelah Polisi wilayah Bern pada pukul 06:50 waktu setempat menerima laporan dari warga setempat telah melihat mayat di bendungan Engehalde di Bern.

Lokasi Bendungan Engehalde, tempat ditemukan mayat Emmeril

“Polisi maritim dari polisi cantonal Bern menemukan mayat di cekungan bendungan, dan kemudian mengevakuasinya. Bisa dipastikan pria itu sudah mati,” tulis Polisi Bern dalam situsnya; police.be,ch.

Dari pemeriksaan forensik menyebutkan mayat yang ditemukan di bendungan Engehalde itu dipastikan adalah WNI yang hilang di Sungai Aare sejak 26 Mei 2022. Pria bernama Emmeril Kahn Mumtadz, berusia 22 tahun itu berenang di sungai dan tenggelam terbawa arus deras, sehingga mengalami keadaan darurat dan kecelakaan di sungai ini.

Setelah ditemukan mayat Eril, polisi Bern kemudian langsung bertemu keluarga dan pihak KBRI Bern. “Sekitar jam 11.50 waktu Indonesia barat (WIB), kami mendapatkan informasi itu langsung dari kepolisian Kanton Bern,” kata Duta Besar RI (Dubes RI) untuk Swiss Muliaman D Hadad dalam konferensi pers yang diadakan secara virtual, Kamis (9/6/2022).

Baca lagi  Peluang Andika Perkasa Tipis untuk Jadi Panglima TNI, Ini Alasannya

Setelah melaporkan penemuan itu, lanjut Muliaman, otoritas setempat menjalankan prosedur sesuai yang berlaku. Tim forensik kepolisian melakukan identifikasi dan penelusuran DNA untuk memastikan jenazah yang ditemukan adalah Eril.

“Pada hari Kamis 9 Juni 2022 siang waktu Swiss pihak kepolisian menyampaikan konfirmasi bahwa hasil tes DNA dari jasad yang ditemukan kemarin adalah ananda Emmeril Kahn Mumtadz atau ananda Eril. Hal ini juga sudah disampaikan secara official melalui media rilis kepolisian Bern pada pukul 13.45 siang ini waktu Swiss,” ucap Muliaman.

Selanjutnya, kata Muliaman, jenazah segera dipulangkan ke Indonesia. Kini pihak keluarga sudah mengurus proses pemulangannya. Rencananya Eril akan dipulangkan pekan ini.

“Untuk waktu, kami belum bisa memastikan kapan akan tiba di Indonesia. Tapi kami akan memastikan secepatnya. Harapan kami bisa tiba di Indonesia Sabtu atau Minggu,” tutur perwakilan keluarga Ridwan Kamil, Elpi Nazmuzaman, yang ikut dalam konferensi pers bersama Dubes RI.

Elpi mengucapkan terima kasih kepada otoritas Swiss dan KBRI yang telah membantu pencarian Eril secara maksimal yang memakan waktu 14 hari.

Selama 14 hari, sejak Eril dinyatakan hilang, maka upaya tindakan pencarian intensif telah dilakukan. Melalui layanan darurat, dengan mencarinya dari darat dan air. Seperti mengerahkan drone, perahu, penyelam, dan anjing pelacak polisi turut dalam pencarian dalam waktu dua minggu.

Semua penyelidikan sekarang selesai. Kini Kementerian Luar Negeri akan bergerak cepat untuk memastikan proses kelancaran pemulangam jenazah anak Gubernur Jabar, Ridwan Kamil tersebut.

Sumber: police.be,ch.

ARIEF RAHMAN MEDIA

 

Related posts

Partai Golkar Dukung Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Jokowi, Ini Alasannya

adminJ9

Chatib Basri: Ekonomi Indonesia 2021-2022 Harus Segera Lebih Cepat Pulih

adminJ9

Data Aplikasi e-HAC Kemenkes Bocor, Pengguna yang Install Aplikasi ini Jadi Resah

adminJ9

Leave a Comment