Jurnal9.com
News

Corona Varian Delta Lebih Mudah Menular. Ciri-Ciri dan Gejalanya Seperti Apa?

Ilustrasi virus corona Varian Delta

JAKARTA, jurnal9.com – Virus corona Varian Delta dari India atau B1617.2 mulai meluas di Indonesia. Penyebaran varian yang disebut lebih mudah menular itu menyebabkan kasus positif di Indonesia mengalami lonjakan. Seperti dua daerah, Kudus dan Bangkalan telah ditemukan jenis varian baru dari India ini.

Ciri-ciri Virus Corona varian delta ini biasanya menimbulkan gejala sakit kepala, tenggorokan dan pilek hingga flu berat.

Guru Besar Universitas Indonesia Profesor Zubairi Djoerban memberikan penjelasan mengapa varian Delta ini lebih mudah menular. Karena varian ini akan menimbulkan gejala mulai dari mirip flu biasa hingga menginfeksi lebih banyak anak-anak.

“Mengapa Delta lebih menular? Karena varian ini memiliki mutasi yang mudah menyebar, sekaligus menghindari sistem imunitas secara parsial,” ujarnya.

Hasil studi menunjukkan gejala varian ini berbeda dengan varian lainnya, seperti demam, bantuk dan kehilangan penciuman. Varian delta cenderung menimbulkan gejala sakit kepala, tenggorokan dan pilek hingga flu berat.

Selain itu analisis The Lancet menunjukan bahwa risiko masuk rumah sakit dua kali lipat pada mereka yang memiliki varian delta yang menjangkit India ini dibandingkan dengan varian dari Inggris.

Lalu apakah vaksin Covid-19 selama ini dapat melindungi warga dari varian ini?

Dia menyatakan bahwa sejumlah vaksin diyakini dapat memberikan perlindungan kepada penerimanya. Hal ini berdasarkan studi di Inggris yang menemukan belasan ribu orang yang terinfeksi Delta.

“Kabar baiknya iya [dapat melindungi]. Studi di Inggris terhadap belasan ribu orang yang terinfeksi delta mengungkapkan hal itu. Pfizer-BioNTech memberikan 96 persen perlindungan, sementara AstraZeneca memberikan 92 persen,” kata Zubairi melalui Twitter, Rabu (16/6/2021).

Dari catatan Zubairi telah menemukan 104 kasus covid-19 varian delta di sejumlah daerah termasuk Jakarta dan Jawa Tengah.

Baca lagi  Rakyat Sudah Cerdas, Tak Mau Pilih Capres yang Bisa Diatur Seperti Boneka

Kendati demikian dibutuhkan whole genome sequence untuk mendapati sampel lebih besar. Dalam menyikapi penyebaran virus corona varian Delta ini, Zubairi mengimbau pemerintah untuk melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala.

“Masyarakat harus disiplin menerapkan protokol kesehatan. Pakai masker dan jaga jarak,” ujarnya.

Teka-teki Varian Delta dari India atau B1617.2 ini terus menjadi kajian para ahli. Mulai dari gejalanya yang mirip flu biasa, lebih menular, hingga menginfeksi lebih banyak anak-anak. Pertanyaannya: apakah vaksin yang sudah diberikan apakah dapat melindungi kita dari Varian Delta? Ini penjelasan saya: — Zubairi Djoerban (@ProfesorZubairi) June 16, 2021.

RAFIKA ANUGERAHA M

Related posts

Gugurkan Tujuh Janin Bayi, Disimpan Selama 10 Tahun

adminJ9

Penetapan Tersangka Haris dan Fatia Janggal, Luhut Tak Dimintai Keterangan Sebagai Pelapor

adminJ9

Cuti Bersama Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 Dihapus

adminJ9

Leave a Comment