Jurnal9.com
HeadlineTravelling

BPS Catat Jumlah Kunjungan Wisatawan pada November 2020 Mulai Ada Tren Kenaikan

Pantai Pink di Lombok Timur menjadi salah satu destinasi favorit yang banyak dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara. 

Jumlah kunjungan secara bulanan pada November 2020 mulai mengalami kenaikan sebesar 13,90 persen atau mencapai 175,300 ribu kunjungan, dibandingkan Oktober 2020 yang hanya mencapai 153.900 orang.

JAKARTA, jurnal9.com –  Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia sampai November 2020 secara year on year (yoy) mengalami penurunan tajam sebesar 86,31 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan periode yang sama pada 2019.

“Namun jumlah kunjungan secara bulanan pada November 2020 mengalami kenaikan sebesar 13,90 persen atau mencapai 175,300 ribu kunjungan, dibandingkan Oktober 2020 yang hanya mencapai 153.900 orang,” jelas Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto dalam paparan secara virtual di Jakarta, Senin (4/1/2021).

Menurut dia, tren kenaikan itu sebagian besar masuk melalui darat dengan angka sebesar 88,6 ribu orang (50 persen), disusul kemudian dengan pintu masuk udara sebesar 43,3 ribu orang (25 persen) dan pintu masuk laut sebesar 43,3 ribu orang (25 persen).

Setianto menjelaskan daerah Entikong Kalimantan Barat menjadi pintu masuk lewat darat yang paling besar, disusul Aruk Kalimantan Barat, dan Atambua Nusa Tenggara Timur.

Sedangkan pintu masuk lewat udara, jumlah kunjungan wisman pada November 2020 mengalami penurunan sebesar 94,42 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman bulan November 2019.

Tapi jika dibandingkan dengan kunjungan Oktober 2020, jumlah kunjungan wisman melalui pintu masuk udara bulan November 2020 mengalami kenaikan pesat sebesar 240,13 persen.

“Kenaikan terbesar lewat Bandara Juanda, kemudian Bandara Soekarno Hatta, secara month to month (mtm atau bulanan) mengalami peningkatan,” jelas Setianto.

Baca lagi  Waduh! Menyedihkan, Jumlah Pengangguran Terus Meningkat, Jadi 7,47 Juta Orang

Dilihat dari pintu masuk laut, jumlah kunjungan wisman mengalami penurunan sebesar 87,90 persen, yaitu dari 358,26 ribu kunjungan pada November 2019 menjadi 43,34 ribu kunjungan pada November 2020.

Namun jumlah kunjungan wisman November 2020 melalui pintu masuk laut justru meningkat sebesar 1,94 persen jika dibandingkan Oktober 2020, seperti di tiga pintu masuk utama, Batam Kepulauan Riau, Tanjung Benoa Bali dan Tanjung Uban Kepulauan Riau.

“Kunjungan wisman melalui laut ini, sebagian besar masuk melewati Batam, Tanjung Uban, dan Tanjung Benoa. Secara bulanan, masing tercatat mengalami kenaikan sebesar 256,02 persen di Batam, 8,53 persen di Tanjung Uban, dan 29,17 persen di Tanjung Benoa.”

“Secara bulanan dari ketiga pintu masuk tersebut menunjukkan peningkatan positif. Memang secara tahunan masih menunjukkan penurunan,” tutur Setianto.

Secara kumulatif Januari-November 2020, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 3,89 juta kunjungan atau turun sebesar 73,60 persen jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2019 yang berjumlah 14,73 juta kunjungan.

Berdasarkan kewarganegaraan, wisman yang datang ke Indonesia paling banyak berasal dari Timor Leste sebanyak 41,6 persen, Malaysia 23,7 persen, China 3,7 persen dan lainnya dengan total 30,9 persen.

BPS juga mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK). Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama November 2020 tercatat sebesar 1,59 hari atau terjadi penurunan sebesar 0,19 poin jika dibandingkan dengan November 2019.

RAFIKI ANUGERAHA M  I ARIEF RAHMAN MEDIA

Related posts

Muhammadiyah: Regulasi Minuman Beralkohol Tidak Terkait Islamisasi

adminJ9

Jokowi: Indonesia Berhasil Pangkas Regulasi dan Birokrasi yang Tumpang Tindih Melalui Omnibus Law

adminJ9

Kalau Bukan Pegi Pelakunya, Lalu Siapa Sebenarnya Dalang Pembunuhan Vina Cirebon?

adminJ9

Leave a Comment