Jurnal9.com
Travelling

Kemenparekraf Dorong Pemulihan Pariwisata Kalbar Lewat “Singkawang Rebound”

SINGKAWANG, jurnal9.com –  Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mendorong pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif di Pasir Panjang, Kota Singkawang, Kalimantan Barat melalui program “Singkawang Rebound”

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Hari Santosa Sungkari, mengatakan Kemenparekraf/Baparekraf akan terus mendukung pemulihan di destinasi wisata serta penguatan sapta pesona di kota Singkawang.

“Adanya ‘Singkawang Rebound’ merupakan komitmen kami untuk memulihkan serta memberikan pendampingan, mulai dari persiapan hingga pembukaan kembali destinasi wisata yang berpedoman pada protokol kesehatan untuk meningkatkan indikator Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE),” ujar Hari belum lama ini.

Dukungan yang diberikan kepada Singkawang berupa penguatan sapta pesona dan revitalisasi amenitas, berupa fasilitas alat pendukung kebersihan, kesehatan, dan keamanan antara lain wastafel, sapu pantai, tempat sampah, thermogun, disinfektan, hingga pemasangan signage atau rambu sapta pesona.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Destinasi Regional II Kemenparekraf/Baparekraf, Wawan Gunawan, mengatakan melalui kegiatan Singkawang Rebound ini Kemenparekraf hadir untuk memberikan semangat pada pelaku pariwisata dalam memajukan pariwisata Indonesia.

Selain itu, memastikan destinasi yang bersih, sehat, aman, dan lestari, serta mempersiapkan destinasi yang siap dikunjungi dan dinikmati wisatawan.

Wawan mengatakan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan ujung tombak dari suatu destinasi wisata. Sehingga, para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif harus memahami protokol kesehatan berbasis CHSE dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Acara dihadiri Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie, Ketua DPRD Kota Singkawang Sujianto, Komisi Komisi II Bidang Pariwisata DPRD Kota Singkawang Muhammadin, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Singkawang Bujang Syukrie, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Singkawang Emy Hastuti, Camat Singkawang Selatan Elmin, serta Pokdarwis, GENPI (Generasi Pesona Indonesia), HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia), Pengelola Palm Beach, dan para pelaku parekraf.

Baca lagi  UNWTO: Indonesia Negara Pertama Penanda Tangan Kode Etik Pariwisata Dunia

Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengungkapkan terima kasih kepada Kemenparekraf/Baparekraf atas dukungan pendampingan pemulihan destinasi wisata di kota Singkawang.

“Pandemi ini membawa kita untuk lebih disiplin terhadap protokol kesehatan khususnya di destinasi wisata, dengan dukungan CHSE ini diharapkan wisatawan bisa berkunjung kembali ke destinasi dengan rasa aman dan nyaman,” kata Tjhai Chui Mie.

MULIA GINTING

 

 

Related posts

Penduduk Asli Pulau Komodo, Tolak Pembangunan Jurassic Park

adminJ9

BPS Catat Jumlah Kunjungan Wisatawan pada November 2020 Mulai Ada Tren Kenaikan

adminJ9

Kemenparekraf-Kemendes PDTT Kolaborasi Kembangkan Desa Wisata di Ende, NTT

adminJ9