Jurnal9.com
HeadlineNews

Tragis Nasib Irjen Teddy Minahasa, Mau Menjabat Kapolda Jatim, Eh.. Malah Ditangkap

Irjen Pol. Teddy Minahasa

JAKARTA, jurnal9.com – Sudah lama Presiden Jokowi dengar isu adanya kelompok mafia narkoba dan judi di tubuh kepolisian. Terbukti terbongkarnya jaringan Sambo [judi bersandi 303], setelah insiden berdarah; terbunuhnya Brigadir J. Ini yang membuat presiden gerah dengan ulah polisi.

Padahal alokasi anggaran Polri di APBN 2023 mencapai Rp 107,7 triliun. Ini merupakan jumlah anggaran terbesar ketiga setelah Kementerian Pertahanan sebesar Rp 131,9 triliun dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebesar Rp 125 triliun.

Anggaran Polri untuk APBN 2022 ini lebih besar lagi, yaitu mencapai Rp 108,4 triliun.

Sampai-sampai besarnya anggaran ini disoroti media Amerika Serikat (AS) New York Times. Media ini menyebutkan anggaran Polri terus naik. Sejak satu dekade terakhir. “Ini kan uang dari pajak rakyat yang dipakai untuk membiayai operasional Polri. Tapi di tubuh Polri terjadi pembusukan; terbongkarnya jaringan judi online. Dan terbongkarnya kasus narkoba.”

Apalagi Presiden Jokowi. Mendengar terbongkar adanya jaringan judi online dan narkoba yang didekengi kelompok polisi berpangkat jenderal bintang dua. Pantas saja presiden jadi kesal dan marah.

Untuk menelusuri jaringan judi dan narkoba yang didekengi kelompok polisi ini, pada Jumat (14/10/2022) pukul 14.00 WIB, Presiden Jokowi memanggil 559 petinggi Korps Bhayangkara diundang ke Istana Negara, Jakarta.

Dalam rilis yang disampaikan Presiden ke wartawan, menyebutkan setiap polisi yang akan masuk Istana Negara, tidak boleh bawa tongkat komando. Tidak boleh pakai topi. Cukup bawa pulpen dan kertas.

Presiden memerintahkan Kapolri, bahwa setiap kapolda dan kapolres yang diundang ke Istana Negara, juga tak boleh membawa kendaraan pribadi atau dinas. Mereka sudah disediakan bus, dan tanpa ada pengawalan dengan membawa ajudan. Dan dilarang membawa ponsel.

“Perwira polisi ini diminta hanya berpakaian dinas lapangan (PDL) tanpa dilengkapi topi, tanpa tongkat, dan tak boleh membawa ponsel,” tegas presiden.

Kemudian saat mau memasuki pintu masuk Istana Kepresidenan, semua polisi wajib tes covid-19 dan tes urine.

Dari sejumlah 559 polisi itu, ada 24 orang pejabat utama Mabes Polri. Ada 33 orang kapolda serta 490 kapolrestabes, kapolresta dan kapolres jajaran.

Setelah semua polisi dari jajaran perwira ini menjalani tes urine, hasilnya cukup mengejutkan. Ada 8 kapolda dinyatakan terkonfirmasi positif amphetamine. “Mereka positif mengkonsumsi narkoba.”

Memang sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo sudah mendengar dari laporan masyarakat ada 3 orang ditangkap karena kasus narkoba. Ini terjadi di wilayah Jakarta. Setelah ditelusuri, penyidik menemukan ada keterlibatan seorang polisi berpangkat AKBP yang merupakan mantan Kapolres Bukittinggi, Sumatera Barat.

“Berawal dari laporan masyarakat berhasil diamankan 3 orang dari masyarakat sipil. Dari pengembangan perkara ditemukan ada keterlibatan polisi dalam kasus peredaran narkoba ini,” kata Sigit dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (14/10/2022).

Baca lagi  Apakah KPU Patuh Putusan MK atau Revisi UU Pilkada untuk Syarat Calon Kepala Daerah?

“Dari situ kita melihat ada keterlibatan Irjen TM (Teddy Minahasa). Atas dasar hal tersebut kemarin saya minta Kadiv Propam untuk menjemput yang bersangkutan dan melakukan pemeriksaan,” lanjut dia.

Kemudian pada Jumat (14/10/2022) pagi dilakukan gelar perkara. Dari hasil gelar perkara ini Teddy Minahasa dinyatakan sebagai terduga pelanggar. Sehingga Teddy langsung dibawa di tempat khusus (patsus) Divpropam Polri.

Sigit meminta Kapolda Metro Jaya Irjen Muhammad Fadil Imran untuk melanjutkan proses kasus pidana yang diduga melibatkan Irjen Pol Teddy Minahasa tersebut.

“Jadi saya minta siapapun itu. Apakah itu masyarakat sipil ataukah Polri, bahkan Irjen TM sekalipun, saya minta untuk diproses tuntas. Dan terus dikembangkan. Jadi ada 2 hal, proses etik dan proses pidana,” tegas Sigit.

Teddy Minahasa yang sebelumnya Kapolda Sumatera Barat itu ditangkap sebelum masuk Istana. Padahal rencananya pada Jumat (14/10/2022) akan dilantik menjadi Kapolda Jawa Timur untuk menggantikan Irjen Pol Nico Afinta.

Namun sebelumnya Teddy diketahui telah menjual narkoba ke seorang perempuan pengelola klub malam di Jakarta. Sehingga pelantikan Teddy dibatalkan.

Dari keterangan seorang bandar narkoba itu, dia mengaku mendapat stok sabu-sabu dari barang bukti sitaan Polres di Sumatera Barat.

“Sabu-sabu barang bukti yang dijual TM sebanyak 5 kilogram. Per kilogramnya dijual Rp 400 sampai Rp 800 juta. Dan TM mendapat setoran Rp 300 juta per kilo,” ujarnya.

Teddy Minahasa Jual Narkoba  

Irjen Pol Teddy Minahasa ditangkap, berawal dari hasil pemeriksaan keterlibatan seorang polisi berpangkat Bripka dan Kompol dengan jabatan kapolsek. “Dari situ saya minta Kadiv Propam propam untuk melakukan pemeriksaan terhadap Irjen TM,” kata Sigit..

Setelah ditelusuri dengan melakukan pengembangan, akhirnya mengarah kepada personel oknum anggota polri yang berpangkat AKBP. Dia adalah mantan Kapolres Bukit Tinggi. Dari pengembangan itu diketahui ada keterlibatan lagi Irjen Teddy Minahasa dalam jaringan narkoba lewat bawahannya.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengakui bahwa tingkat kepercayaan publik kepada Polri terdampak karena sejumlah kasus terhadap anggota Polri.

“Kepercayaan publik kepada Polri yang sempat menjadi salah satu peringkat tertinggi untuk APH (Aparat Penegak Hukum), namun dengan peristiwa FS (Ferdi Sambo) telah berdampak pada persepsi negatif terhadap institusi Polri.

Kekayaan Teddy Minahasa Putra  

Dilaporkan, kekayaan Irjen Teddy Minahasa Putra, menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2021 mencapai Rp 29,97 miliar.

Rinciannya rincian data harta, antara lain aset tanah dan bangunan Rp 25,8 miliar, alat transportasi dan mesin Rp 2 miliar, harta bergerak Rp 500 juta, surat berharga Rp 62,5 juta, dan kas senilai 1,5 miliar. Teddy melaporkan harta kekayaannya tersebut sejak 31 Desember 2021.

GEMAYUDHA M  I  ARIEF RAHMAN MEDIA

Related posts

Presiden AS Joe Biden Ucapkan Selamat Ramadhan Sambil Kutip Ayat Al-Quran

adminJ9

Virus Corona Mampu Bertahan di Udara dan Menyebar Sampai Sejauh 1,8 Meter

adminJ9

Jembatan Suramadu Bakal Ditutup Saat Jelang Malam Tahun Baru

adminJ9

Leave a Comment