Jurnal9.com
Art Headline

Novel ‘Fall Baby’ Karya Laksmi Pamuntjak Raih Penghargaan di Singapore Book Awards 2020

JAKARTA, jurnal9.com – Novel ‘Fall Baby’ yang diterbitkan dalam bahasa Inggris dari edisi novel berbahasa Indonesia ‘Kekasih Musim Gugur‘ karya penulis Laksmi Pamuntjak ini telah meraih penghargaan Best Literary Work – Singapore Book Awards 2020. Penghargaan ini diumumkan Asosiasi Penerbit Buku Singapura secara daring, pekan lalu.

Penulis mengaku tidak menyangka novelnya akan menerima penghargaan. Menurut dia, ‘Fall Baby’ berkisah tentang seorang editor bernama Nora Abu Bakar di Penguin Random House SEA. Nama Penguin yang sudah menjadi salah satu penerbit favorit karena selalu menghasilkan karya-karya bagus dan lintas zaman.

“Saya merasa bersyukur menang Singapore Book Award dan diterbitkan oleh Penguin. Dari dulu saya kalau lihat buku ada lambang penerbit Penguin, saya memprediksi buku tersebut bagus,” ujar Laksmi dalam press conference secara virtual, Selasa (18/8).

“Fall Baby” merupakan novel pertama berbahasa Inggris Laksmi Pamuntjak yang diterbitkan oleh Penguin Random House SEA.

Penulis novel ‘Kekasih Musim Gugur‘ ini mengaku bahwa proses penulisan ‘Fall Baby’ yang diterbitkan ke dalam bahasa Inggris tersebut tidaklah mudah.

Laksmi mengaku proses penulisan ‘Fall Baby’ cukup panjang. Naskahnya mulai ditulisnya sejak 2015, saat dirinya sedang tinggal di Berlin, Jerman. Namun uniknya, tawaran untuk menerbitkan sekual AMBA dalam bahasa Inggris ini sudah disiapkan sejak lama.

“Saya merasa integritas saya dipertaruhkan dalam momen menulis ‘Fall Baby’ ini. Seperti saya bilang tadi prosesnya tidak mudah, karena saya terlambat sekitar 6 bulan untuk menerbitkannya. Saya dicarikan penerbit oleh agen, sejak akhir 2018 lalu,” ujarnya.

Setelah dua minggu diserahkan ke agen, akhirnya Laksmi menerima kabar kalau karyanya ‘Fall Baby’ akan diterbitkan oleh Penguin Random House SEA. Kemudian naskah tersebut dialihbahasakan ke dalam bahasa Jerman pada 2019. Sementara untuk edisi bahasa Indonesia, diberi judul ‘Kekasih Musim Gugur’ yang diterbitkan pada 3 Agustus 2020 lalu.

Baca lagi  Trump Memperketat Visa untuk Wartawan China Tugas di Amerika Serikat

Laksmi juga menceritakan bahwa ‘Fall Baby’ mendeskripsikan beragam elemen, hubungan ikatan batin dalam keluarga, lalu soal adopsi, hubungan darah, identitas janda dan elemen lainnya.

Novel Terlaris di Asia Tenggara

Setelah terbit pada September 2019, novel ini kemudian menjadi buku laris di kawasan Asia Tenggara.

Di Indonesia, novel ‘Fall Baby’ ini terbit dengan judul “Kekasih Musim Gugur”  yang dirilis Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Sebelumnya novel ini juga terbit dalam Bahasa Jerman,  Herbstkind. Dan Bahasa Inggris  dengan judul ‘Fall Baby’,  di tanah air sendiri memakai judul ‘Kekasih Musim Gugur’.

Terbitnya “Kekasih Musim Gugur”  diharapkan bisa mengobati kerinduan pembaca “Amba” yang tak sabar menikmati kepiawaian Laksmi dalam menjalin-kelindan dengan indah masa lalu dan masa kini, demikian Laksmi dalam keterangan persnya.

Laksmi Pamuntjak

“Kekasih Musim Gugur” adalah kisah dua perempuan, Srikandi (Siri) dan Dara, yang masing-masing punya profesi berbeda. Satu seorang seniman kosmopolitan, yang satunya lagi seorang aktivis politik.

Siri adalah anak Amba dan Bhisma, tokoh utama novel pertama Laksmi Pamuntjak, “Amba”.

Setelah bertahun-tahun mengembara di pelbagai kota di dunia—London, New York, Madrid—Siri memutuskan hidup di Berlin untuk menghindar dari masa lalu keluarganya.

Tak disangka, sebuah berita mengejutkan memaksanya pulang ke Jakarta. Di tanah air, Siri harus menghadapi realita keluarganya yang pedih, ditambah dengan jalin-kelindan kompleks antara seni rupa, politik, dan sejarah, terutama ketika salah satu pamerannya dihujat dan dilarang karena dianggap melanggar susila.

Dalam pergulatannya, Siri harus memaknai ulang hubungannya dengan ibunya, Amba; dengan mantan sahabatnya, Dara; dengan anak tirinya, Amalia; dan dengan sejarah bapak kandungnya yang kelam.

Ant  I  ARIEF RAHMAN MEDIA

Related posts

Rusia Tak akan Izinkan Media Anti Islam, Seperti Terbitkan Karikatur Hina Islam

adminJ9

Menyedihkan! Ada 1.309 Anak di DKI Jakarta Positif Terinfeksi Virus Corona

adminJ9

Studi WHO: Jam Kerja Panjang; 55 Jam Per Minggu, Jadi Pembunuh Ribuan Pekerja

adminJ9