Jurnal9.com
Business Headline

PT Langgeng Makmur pada 2023 Ini Targetkan Penjualan Naik 15 Persen

Kosasi, Direktur Independen PT Langgeng Makmur Industri Tbk saat acara public expose 

SURABAYA, jurnal9.com Produsen peralatan rumah tangga PT Langgeng Makmur Industri Tbk pada 2022 berhasil meraih penjualan sebesar Rp575 miliar, naik sebesar Rp6 miliar dibandingkan penjualan tahun 2021 sebesar Rp569 miliar.

“Peningkatan ini terutama berasal dari peralatan rumah tangga plastik yang meraih penjualan Rp123 miliar, naik sebesar Rp17 miliar atau 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Kosasih, Direktur Independen PT Langgeng Makmur Industri Tbk, dalam paparan public expose, Jumat (23/6/2023).

Divisi peralatan dapur dari aluminium, lanjut dia, berhasil membukukan penjualan sebesar Rp287 miliar, naik sebesar Rp4 miliar dari tahun 2021.

Namun untuk divisi pipa, fitting dan profil, kata Kosasih, mengalami penurunan sebesar 9 persen, yaitu dari Rp172 miliar pada tahun 2021 menjadi Rp157 miliar pada 2022.

“Tapi untuk penjualan eskpor naik sebesar 12 persen dari Rp4 miliar pada tahun 2021 menjadi Rp4,4 miliar pada tahun 2022. Tujuan utama ekspor yaitu negara Asia, Timur Tengah, Afrika dan Eropa,” jelasnya.

Adapun untuk tahun 2023 ini, pada triwulan pertama, perseroan berhasil membukukan penjualan bersih sebesar Rp129 miliar. “Divisi peralatan dapur aluminium sebesar Rp73 miliar dan peralatan rumah tangga plastik sebesar Rp29 miliar yang secara akumulatif sebesar 79 persen dari total penjualan,” jelas Kosasih.

Dia juga mengatakan dalam upaya untuk meningkatkan pangsa pasar dan nilai penjualan perusahaan, perseroan akan menerapkan strategi: pertama, meningkatkan komunikasi dengan pelanggan untuk menjaring konsumen sesuai perubahan selera, perbaikan mutu secara berkesinambungan. Sehingga diharapkan dapat memperkuat branding perusahaan, baik untuk produk rumah tangga dan pipa.

Berikutnya, kedua dengan melakukan strategi untuk meningkatkan penjualan pada divisi pipa dan fitting. Perusahaan akan terus menambah variasi produk maupun ukuran guna mengantisipasi meningkatnya proyek infrastruktur pemerintah maupun swasta.

Baca lagi  BEM UI: Presiden Jokowi Sering Obral Janji Tak Sesuai dengan Pelaksanaannya

Ketiga, guna mengantisipasi ketatnya persaingan dan lonjakan harga bahan baku pada divisi plastik, maka strategi yang akan dilakukan adalah menjangkau segmen pasar menengah ke atas melalui produk fashionable dan memberikan nilai tambah bagi konsumen dan perusahaan.

Keempat, melakukan inovasi dan diversifikasi produk untuk pengembangan pasar.

Kelima, menjaga dan meningkatkan kualitas mulai dari proses produksi sampai produk jadi.

Keenam, menjalin kerja sama dengan pelanggan potensial di sektor industri.

Ketujuh, melakukan efisiensi di semua lini perusahaan untuk meningkatkan kompetitif advantage, serta sarana dan prasarana produksi dengan cara optimalisasi aset.

Prospek usaha

Potensi pasar domestik yang besar dan tumbuh seiring dengan pertumbuhan penduduk di Indonesia, khususnya produk perabot dapur dari aluminium dan peralatan rumah tangga dari plastik.

Potensi produk PVC dan PE yang punya potensi besar, terutama untuk proyek infrastruktur pemerintah seperti untuk saluran air bersih atau air minum maupun untuk sarana irigasi.

“Perseroan menargetkan kenaikan penjualan sebesar 10 sampai 15 persen hingga akhir 2023 ini. Dan juga berharap bisa meraih laba bersih lebih baik,” kata Kosasih menegaskan.

AMRULLAH     

Related posts

Mardani Maming Lawan KPK Lewat Praperadilan, Ini Argumentasinya

adminJ9

Petinggi Disney asal AS Jadi CEO TikTok, Apakah ini Taktik China Lunakkan AS?

adminJ9

Chicking Hidangkan Makanan Cepat Saji Khas Rempah Timur Tengah

adminJ9