Jurnal9.com
Travelling

BPS Catat Jumlah Kunjungan Wisatawan Mancanegara pada Maret 2021 naik 14,54%

Pulau Siladen, di Sulawesi Utara, menjadi salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara.

JAKARTA, jurnal9.com – Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Maret 2021 meningkat dibandingkan Februari 2021.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisatawan mancanegara pada Maret 2021 mencapai 132.600 kunjungan atau meningkat 14,54% dari jumlah 115.800 kunjungan pada Februari 2021.

“Memang ini masih jauh dibandingkan periode yang sama pada 2020 maupun 2019, namun untuk Januari-Maret 2021 mengalami peningkatan, walaupun tidak terlalu besar,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto pada konferensi pers virtual di Jakarta, Senin (3/5/2021).

Data BPS menyebutkan jumlah kunjungan wisman pada Maret 2021 ini mengalami penurunan bila dibandingkan dengan Maret 2020 lalu yang tercatat sebesar 486.200 kunjungan atau turun 72,73% yoy.

Bahkan kalau dibandingkan dengan posisi sebelum covid-19 atau pada Maret 2019 yang mencapai 1,311 juta kunjungan, dan kunjungan wisatawan pada Maret 2021 masih lebih rendah.

BPS menyebutkan berdasarkan pintu masuk, sebagian besar wisatawan masuk lewat pintu darat. Tercatat 78.900 kunjungan wisman dari pintu masuk darat atau ada sebesar 59% dari total kunjungan.

Kemudian disusul dengan kunjungan wisman lewat pintu laut sebesar 40.900 kunjungan atau 31% dan lewat udara sebesar 12.900 atau 10% dari total kunjungan wisman.

Seiring dengan data tersebut, berdasarkan kebangsaan, sebagian besar wisman datang dari Timor Leste yang memang bisa diakses lewat jalan darat.

Kunjungan wisman dari Timor Leste tercatat sebanyak 65.200 kunjungan atau 49,2% dari total kunjungan wisman. Kemudian disusul dengan 41.100 kunjungan wisman dari Malaysia atau 31,0%, dan 8.500 kunjungan dari China atau setara 6,4%.

Namun secara kumulatif pada Januari–Maret 2021 ini tercatat jumlah kunjungan wisman mencapai 385.590 kunjungan atau turun sebesar 85,45 persen jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman periode yang sama tahun 2020 yang berjumlah 2.650.000 kunjungan.

Baca lagi  Penduduk Asli Pulau Komodo, Tolak Pembangunan Jurassic Park

Setianto menjelaskan mayoritas wisman masuk melalui jalur darat pada Maret 2021 yakni sebesar 59 persen atau 78.900 kunjungan. Kemudian, 31 persen wisman yang masuk lewat jalur laut atau sebanyak 40.900 kunjungan. Sementara sisanya atau 10 persen wisman masuk melalui jalur udara atau sebanyak 12.900 kunjungan.

Sebagian besar pintu masuk melalui bandara mengalami penurunan kunjungan wisman hingga 100 persen, seperti Bandara Husein Sastranegara (Jawa Barat), Bandara Adi Sucipto/YIA (Daerah Istimewa Yogyakarta), Bandara Minangkabau (Sumatera Barat), Bandara Sultan Iskandar Muda (Aceh), Bandara Supadio (Kalimantan Barat), Bandara Hasanuddin (Sulawesi Selatan), dan Bandara Sultan Badaruddin II (Sumatera Selatan).

Sedangkan bandara yang mengalami penurunan terendah tercatat: Bandara Soekarno-Hatta (Banten) dengan persentase sebesar 80,82 persen. Dan bandara yang mencatat kenaikan jumlah kunjungan wisman; Sam Ratulangi (Sulawesi Utara) yang mencapai 343,99 persen.

Menurut kebangsaan, sebesar 49,2 persen wisman yang datang ke Indonesia berasal dari Timor Leste atau sebanyak 65.200. Sedangkan 31 persen wisman asal Malaysia atau sejumlah 41.100 kunjungan, dan 6,4 persen wisman asal China atau 6.500 kunjungan. Sementara 13,4 persen wisman atau 17.800 kunjungan berasal dari berbagai negara.

RAFIKI ANUGERAHA M

Related posts

Segera Diterapkan ‘Travel Bubble’ Indonesia-Singapura untuk Pulihkan Pariwisata

adminJ9

Labuan Bajo Ditetapkan Sebagai Kawasan Wisata Premium

adminJ9

Pariwisata Wakatobi Masuk Nominasi Anugerah Pesona Indonesia 2020

adminJ9