Jurnal9.com
HeadlineTravelling

Laporan UNWTO: 2020 Tahun Terburuk dalam Sejarah Pariwisata Dunia

Obyek wisata alam lembah Baliem, Papua

JAKARTA, jurnal9.com – Pandemi virus corona telah menghancurkan pariwisata dunia, menyebabkan penurunan sekitar satu miliar kedatangan turis internasional di berbagai negara pada tahun lalu.

Angka ini dirilis dari laporan tahunan Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO) yang diterbitkan pada Kamis (28/1/2021).

Barometer Pariwisata dunia 2020 menyebutkan penurunan itu terjadi di seluruh dunia pada tahun lalu, sebagai akibat dari pembatasan perjalanan yang diberlakukan hampir setiap negara dalam rangka pengendalian pandemi corona.

Akibat penurunan turis internasional itu UNWTO memperkirakan hilangnya pendapatan 1,3 triliun dolar AS atau 11 kali lipat kerugian yang disebabkan krisis ekonomi 2009. Dunia pariwisata pada 2020 digambarkan sebagai “tahun terburuk dalam sejarah”.

Pandemi telah menyerang semua wilayah dunia, seperti Kawasan Asia dan Pasifik mengalami penurunan 84 persen dalam kedatangan turis internasional. Penurunan di Timur Tengah dan Afrika mencapai 75 persen.

Eropa mencatat penurunan 70 persen dalam kedatangan turis internasional, meskipun ada sedikit pemulihan di musim panas, sementara di Amerika terjadi penurunan 69 persen.

Sekretaris Jenderal UNWTO Zurab Pololikashvili memperingatkan bahwa pada 2021 masih akan menjadi tahun yang sulit untuk dunia pariwisata.

“Perjalanan turis internasional menunggu kondisi yang aman. Kami menyadari bahwa krisis masih jauh dari selesai,” ungkapnya.

Pololikashvili berharap setiap negara melakukan koordinasi dan digitalisasi tindakan pengurangan risiko terkait perjalanan covid-19, seperti pengujian, pelacakan dan vaksinasi, ini adalah fondasi penting untuk mempromosikan perjalanan yang aman dan mempersiapkan pemulihan pariwisata setelah kondisi memungkinkan.

Panel ahli UNWTO memperkirakan hasil yang beragam untuk tahun ini, sekitar 45 persen responden memperkirakan perbaikan, 25 persen memperkirakan kinerja dan 30 persen memperkirakan hasil yang memburuk.

Baca lagi  Vaksin Covid-19 Dijual Rp2 juta Per 2 Dosis Produk China Sudah Beredar?

Sebagian besar responden mengatakan pemulihan dunia pariwisata akan membutuhkan waktu dua setengah hingga empat tahun bagi pariwisata internasional untuk bisa kembali ke level 2019.

ANTARA

ARIEF RAHMAN MEDIA

Related posts

Mengapa Harus Menerapkan Kurikulum Merdeka?

adminJ9

Hilangkan Frasa Agama dalam PJPN, Kemendikbud Dianggap Langgar Konstitusi

adminJ9

DPR Sayangkan Penghancuran oleh Otoritas China Terhadap Ribuan Masjid di Xinjiang

adminJ9

Leave a Comment