Jurnal9.com
News

Jokowi Menjelaskan Soal UU Cipta Kerja, Merespon Mereka yang Tak Setuju

JAKARTA, jurnal9.com – Presiden Joko Widodo telah menggelar rapat terbatas secara virtual bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin dengan jajarannya dan pemerintah daerah untuk membahas mengenai Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja.

“Dalam Undang-undang Cipta Kerja tersebut terdapat 11 klaster yang secara umum bertujuan untuk reformasi struktural dan mempercepat transformasi ekonomi,” kata Jokowi dalam keterangan pers terkait UU Cipta Kerja di Istana Bogor, Jawa Barat dalam tayangan di akun Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (9/10).

Jokowi menyebutkan klaster-klaster tersebut berkaitan dengan urusan penyederhanaan perizinan, urusan persyaratan investasi, urusan ketenagakerjaan.

Kemudian, urusan pengadaan lahan, kemudahan berusaha, dukungan riset dan inovasi, urusan administrasi pemerintahan, dan urusan pengenaan sanksi.

Selanjutnya, kemudahan dan pemberdayaan perlindungan UMKM, urusan investasi dan proyek pemerintah, serta urusan kawasan ekonomi.

Dalam rapat terbatas tersebut Presiden Jokowi juga mengungkapkan berbagai alasan yang menjadi faktor utama perlunya kehadiran UU Cipta Kerja.

Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga menyampaikan klarifikasi mengenai berbagai informasi salah atau berita hoaks mengenai UU Cipta Kerja yang pada akhirnya menimbulkan aksi unjuk rasa penolakan terhadap undang-undang tersebut.

ARIEF RAHMAN MEDIA

 

Baca lagi  DPR Sepakati Biaya Haji 2024 Sebesar Rp93,4 Juta, Tapi Jemaah Hanya Bayar Rp56 Juta

Related posts

PSBB Total Jakarta yang Diumumkan Minggu Terancam Ditolak Pemerintah Pusat

adminJ9

Ridho Rhoma Ditangkap di Apartemen dengan Barang Bukti Tiga Butir Ekstasi

adminJ9

Rocky Gerung: Percuma Jegal Anies, Dia Sudah Presiden De Facto

adminJ9

Leave a Comment