Jurnal9.com
Business

PON XX Papua 2021 Dorong Digitalisasi UMKM Indonesia, Bangkitkan Ekonomi Lokal

Deputi Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, Eddy Satrya

JAKARTA, jurnal9.com – Deputi Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, Eddy Satriya mendukung antusias penyelenggaraan PON XX Papua 2021 yang menjadi ajang sentral perhatian para olahragawan, berbagai asosiasi dan pelaku ekonomi, khususnya Papua yang menyimpan begitu banyak talenta, banyak local wisdom, dan banyak local food product.

Jika hal ini dimanfaatkan dan dikurasi dengan baik, kemudian ditambah dengan aspek digitalisasi, on boarding dengan berbagai platform, salah satunya dengan Grab diharapkan bisa membangkitkan ekonomi lokal.

Sinergi Digitalisasi UMKM Indonesia Timur Episode Kota Jayapura yang bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta platform digital Grab Indonesia dengan “topik Strategi Pemasaran yang Efektif Untuk UMK” ini sejalan ke dalam tiga agenda besar program fokus prioritas Kementerian Koperasi dan UKM.

“Yakni transformasi informal ke formal, transformasi memanfaatkan digitalisasi dan inovasi; bagaimana membawa UMKM masuk ke rantai pasok lokal, nasional dan global, serta bagaimana membuat, menciptakan dan mendorong koperasi menjadi modern,” ujar Eddy dalam Opening Webinar Digitalisasi UMKM Indonesia Timur Episode Kota Jayapura secara daring, Jumat (17/09/2021)

Eddy juga menegaskan UMKM lokal Papua bisa memaksimalkan pemanfaatan aplikasi-aplikasi, e-commerce, digitalisasi dalam berbagai bentuk dan dalam berbagai tujuan untuk pengembangan ekonomi, khususnya ekonomi masyarakat level mikro yang bisa sekaligus hand in hand dengan Pesta PON XX Papua 2021.

Eddy menggaris bawahi, statistik yang sudah banyak dikutip tentang pelaku UMKM di Indonesia meliputi hampir 99,8% pelaku usaha di Indonesia, terdiri dari UMKM; khususnya pelaku usaha mikro.

Kontribusi UMKM di sektor UMKM kepada PDB sebesar 60%, juga di sektor investasi yang hampir sama angkanya dan terpenting adalah penyerapan tenaga kerja 97% terserap di UMKM.

Baca lagi  Digitalisasi UMKM Dapat Meningkatkan Pemasaran, Produksi dan Pendapatan Usaha

“Sebelum terjadi pandemi covid-19, pada1998 UMKM bisa menjadi penolong ekonomi. Dan ketika krisis finansial global pada 2008 menjadi penyangga ekonomi. Namun saat ini UMKM cukup terpuruk,” ujarnya.

“Karena itu pemerintah bertindak cepat dengan menerapkan PEN (Program Ekonomi Nasional) yang menggelontorkan sekitar Rp 700 triliun dari anggaran APBN, 1/6 dari anggaran tersebut dimanfaatkan untuk menjaga UMKM agar tidak terpuruk,” lanjutnya.

Eddy berharap seluruh komponen bisa bersinergi memaksimalkan PON menjadi ajang peningkatan ekonomi lokal, khususnya Papua, dan terutama bagi UMKM. “Mari kita sukseskan PON XX tahun 2021 #TORANGBISA.”

Sementara itu Semuel A. Pangerapan, Dirjen Aptika Kementerian Kominfo menyampaikan “Dalam proses transformasi digital adalah nobody left behind. UKM  harus diikutsertakan dalam proses transformasi digital Indonesia. Karena dengan adanya momentum ini, UKM dapat memanfaatkan perkembangan teknologi penjualan di dunia digital.”

Director of East Indonesia, Grab Indonesia, Halim Wijaya mengatakan Indonesia Timur, khususnya Jayapura saat ini tengah menjadi sorotan, baik dari potensi budaya, alam, maupun potensi ekonominya setelah ditunjuk sebagai tuan rumah PON Indonesia.

Hal ini merupakan momen yang harus dimanfaatkan oleh para UMKM lokal guna menjangkau pasar yang lebih luas lewat pemanfaatan teknologi. Grab juga membantu pelaku usaha agar siap menangkap peluang melalui peningkatan keterampilan UMKM di kota Jayapura.”

ARIEF RAHMAN MEDIA

Related posts

Smesco dan Accor Kolaborasi untuk Memperluas Pemasaran Produk UMKM di Jaringan Hotel

adminJ9

Dampak COVID-19 Pengusaha Desak Pemerintah Beri Insentif Pajak

adminJ9

MenkopUKM Apresiasi Marketplace Pertanian yang Lepas Ekspor Produk ke UEA

adminJ9

Leave a Comment