Jurnal9.com
Headline News

Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Bawa Motor Saat Lakukan Aksinya

Agus Sujatno alias Agus Muslim, pelaku bom bunuh diri

BANDUNG, jurnal9.com – Agus Sujatno alias Agus Muslim, pelaku bom bunuh diri, di Markas Polsek Astanaanyar Kota Bandung, diketahui membawa sepeda motor berwarna biru. Dan motor tersebut hancur saat terjadi ledakan.

Dan di serpihan pecahan motor itu ditemukan sejenis stiker yang berisi pesan KUHP=Hukum Syirik/Kafir. Perangi para penegak hukum setan. Stiker tersebut ditempel di bodi motor.

“Tulisan seperti itu tentu jadi bahan penyelidikan kita lebih lanjut,” kata Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Suntana di lokasi kejadian, Rabu (7/12/2022).

Dia menjelaskan pelaku bom bunuh diri ini membawa dua peledak. Ini setelah dilihat dari serpihan yang ditemukan. Bahan peledak yang dibawa pelaku terdiri dari dua material. “Serpihannya berupa paku dan paku payung,” kata Suntana,

Menurut Suntana, satu peledak dibawa pelaku, sementara peledak lainnya ditemukan di area sekitar kantor Polsek Astanaanyar.

Pelaku telah diidentifikasi bernama Agus Sujatno alias Agus Muslim yang sudah lebih setahun tinggal di rumah indekos di Desa Siwal RT 07/RW 02 Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng).

Di rumah indekos itu, Agus Sujatno tinggal bersama istrinya. Namun herannya banyak tetangga di sekitar tempat kosnya itu tidak mengetahui keberadaan Agus bersama keluarganya.

“Iya mereka sangat tertutup. Banyak tetangganya yang tak mengenal secara dekat. Cuma kami kadang melihat suaminya kalau keluar rumah, tapi pulangnya tidak tahu, jam berapa dia ada di rumah,” kata seorang tetangganya yang tak mau disebut identitasnya.

“Tapi dalam beberapa waktu terakhir ini, saya sudah lama tidak melihat lagi suaminya,” lanjut seorang tetangganya itu.

Setelah ada berita aksi bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar Bandung, jam 08.30 an tadi pagi, kabarnya sang istri baru mengetahui jika yang melakukan itu adalah suaminya Agus Muslim.

Baca lagi  Mahfud: Pemerintah Tak Akan Memproses Laporan Alumni ITB Soal Din Syamsuddin Radikal

Setelah terdengar suara ledakan di Mapolsek Astanaanyar, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan. Dan kepolisian berhasil menemukan identitas pelaku bernama Agus Muslim usai melakukan pengecekan sidik jari dan face recognition.

Dan diketahui bahwa pelaku melakukan dengan cara aksi bom bunuh diri.

Saat terjadi ledakan di kantor Polsek Astanaanyar

“Pelaku terafiliasi dengan kelompok JAD Bandung atau JAD Jabar,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di sekitar Polsek Astanaanyar, Bandung, Rabu (7/12/2022).

Dari hasil pendalaman, Listyo menjelaskan kalau Agus Muslim ini merupakan mantan narapidana teroris Lapas Nusakambangan.

Ia menjalani hukuman setelah meledakkan bom panci di Cicendo, Bandung pada 2017 lalu.

“Sempat dihukum 4 tahun di bulan September atau Oktober lalu yang bersangkutan bebas,” kata Kapolri.

Listyo mengaku tidak mudah untuk melakukan pendekatan terhadap Agus Muslim. Apalagi pelaku kerap menghindari program deradikalisasi.

“Dalam proses deradikalisasi tentu membutuhkan teknik dan taktik yang berbeda karena yang bersangkutan masih susah untuk diajak bicara, Agus ini masih sering menghindar saat didekati,” tutur Listyo.

“Saat Agus Sujatno alias Agus Muslim ini bebas dari Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, tentunya kegiatan yang bersangkutan kami ikuti,” ungkapnya.

“Karena Agus Muslim ini masih masuk dalam kategori merah,” tegas Kapolri lagi.

Listyo memerintahkan timnya untuk mendalami dan mencari orang-orang atau kelompok yang diduga terafiliasi dengan kelompok Agus, pelaku bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar Bandung ini.

“Seluruh tim satgas sudah diperintahkan bergerak,” ujar Listyo.

Sementara itu Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Suntana menyebutkan ada 11 korban akibat bom bunuh diri tersebut. Dari 11 orang itu, satu di antaranya adalah anggota polisi yang tewas akibat bom, sementara 10 orang lainnya mengalami luka-luka.

GEMAYUDHA M  I  ARIEF RAHMAN MEDIA

 

Related posts

Sudah Berpuasa, Kolesterol Tetap Naik, Kok Bisa?

adminJ9

Polri Identifikasi Pelaku Kebocoran Data BPJS Kesehatan

adminJ9

Jika Vaksin Belum Halal, Keadaan Darurat Tak Ada Solusi, Boleh Digunakan Sesuai Fatwa MUI

adminJ9