Jurnal9.com
BusinessHeadline

Meski Pandemi, GDST Tingkatkan Ekspor, Hingga Maret 2021 Penjualan Capai Rp 432 Miliar

Direksi PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk  (Foto dok.)

SURABAYA, jurnal9.com – Direktur PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST), Hadi Sutjipto mengatakan pemerintah dengan kebijakan PPKM yang diperpanjang hingga kini, mengakibatkan beberapa pembatasan yang berpotensi penurunan pada sektor bisnis.

Namun demikian, kata Hadi, GDST dengan status sebagai industri kritikal dan memperoleh Izin Operasional dan Mobilisasi Kegiatan Industri (IOMKI) dari Kementerian Perindustrian selama PPKM ini, operasional produksi dan pemasaran GDST tidak terhambat.

“GDST terus aktif meningkatkan porsi penjualan ekspornya sampai saat ini ke pasar Singapura dan Malaysia. Bahkan beberapa bulan terakhir terus meningkat. Target ekspor ke negara-negara Asia, Eropa, dan Timur Tengah terus diupayakan,” papar Hadi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) GDST di Surabaya, Kamis (29/7/2021).

Hadi menjelaskan meski di tengah pandemi, kinerja GDST terus berjalan dengan baik. “Ini terlihat dari penjualan hingga Maret 2021, perseroan mampu membukukan penjualan Rp 432 miliar dari target tahun ini sebesar Rp 1,6 triliun,” jelasnya.

Sedangkan laba bersih tercatat 1,4% dari penjualan; yakni sebesar Rp 6,2 miliar dari target laba bersih tahun ini sebesar Rp 32 miliar.

“Dengan sisa waktu yang ada, kami masih memiliki keyakinan bahwa target tahun 2021 akan dapat tercapai,” tutur Hadi.

Produk plat baja PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk

Di sela RUPST ini, Hadi juga mengemukakan bahwa pada tahun 2021 ini GDST telah mengalokasikan belanja modal atau capital expenditures (capex) sebesar Rp 50 miliar.

Dana tersebut di antaranya untuk melanjutkan proyek Plate Mill GDS ke-2 guna mengejar target operasi secara komersial pada semester akhir tahun 2022.

Hadi menegaskan sampai saat ini pembangunan proyek Plate Mill GDS ke-2 secara finansial mencapai 82,6% dari total nilai investasi. Dan pembangunannya masih terus berlanjut, meskipun secara bertahap menyesuaikan kondisi internal keuangan perusahaan. Apalagi di tengah pandemi sekarang ini.

Baca lagi  Hasto Masih Sebagai Saksi, Kenapa Ponselnya Kok Disita KPK? Ini Dianggap Melawan Hukum?

“Target kita, proyek Plate Mill GDS ke-2 sudah selesai, dan siap beroperasi secara komersial pada semester akhir tahun 2022,” ujarnya.

Direktur PT GDST ini mengatakan selain untuk proyek Plate Mill GDS ke-2, GDST juga mengalokasikan sebagian dana capex 2021 sebesar Rp 50 miliar itu untuk kebutuhan lainnya; yakni pembangunan gedung dan maintenance Plate Mill GDS-1.

“Dana capex sebesar Rp 50 miliar itu bersumber dari dana internal perseroan,” tegas Hadi.

ARIEF RAHMAN MEDIA

Related posts

Jokowi: Tak Ada Niat Jadi Presiden 3 Periode, Pesan ke Amien Rais, Jangan Bikin Gaduh

adminJ9

Apakah KPU Patuh Putusan MK atau Revisi UU Pilkada untuk Syarat Calon Kepala Daerah?

adminJ9

Apakah Haram ‘Bunga’ untuk Pinjam Uang dengan Jaminan Barang Bersifat Gadai? Ini Penjelasannya

adminJ9

Leave a Comment