Jurnal9.com
HeadlineNews

Hakim Tegur Susi ART Sambo yang Keterangannya Berubah-ubah: Diancam Pidana

Susi, asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo sebagai saksi dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

JAKARTA, jurnal9.com – Susi, asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo ditegur  hakim saat sedang menjadi saksi kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua dengan terdakwa Richard Eliezer.

Hakim kesal dengan Susi yang keterangannya sering berubah-rubah. Dan sering menjawab tidak tahu, setiap diberi pertanyaan majelis hakim.

Saat Majelis Hakim menanyakan, “Seberapa sering Ferdy Sambo tinggal di rumahnya di Jalan Saguling, setelah pindah dari Kemang pada Juli 2021?,”

“Tidak tahu,” jawab Susi.

Lalu hakim mencecar pertanyaan secara cepat agar Susi tidak menjawab tidak tahu.

Susi kemudian menjawab Ferdy Sambo selalu menginap di rumahnya di Jalan Saguling sejak pindah dari rumahnya di Jalan Bangka.

“Kalau nginap, pasti nginap,” kata Susi.

“Dalam seminggu berapa kali sejak Juli 2021 sampai Juli 2022,” tanya Hakim.

“Saya tidak tahu,” jawab Susi.

“Kalau tidak tahu dipertegas saja, sering atau tidak?” kata Hakim.

“Sering,” kata Susi.

Keterangan Susi kemudian kembali diuji Hakim, pukul berapa Ferdy Sambo biasa keluar rumah dan pukul berapa dia pulang dari bertugas. “Pulangnya jam berapa?” kata Hakim.

“Jamnya tidak tahu,” jawab Susi.

“Dari mana tahu kalau [Ferdy Sambo] nginap?” tanya Hakim.

“Karena kalau pagi bapak sudah ada di Sagulung,” jawab Susi.

Hakim lalu bertanya sejak kapan Yosua menjadi ajudan Sambo, lalu pindah menjadi ajudan Putri.

Susi menjelaskan Yosua menjadi ajudan Sambo sejak 2021 dan bertugas sebagai ajudan Putri sejak istri Sambo itu pindah ke Saguling.

“Sejak kapan Yosua jadi ajudan Putri?” tanya hakim.

“Sejak pindah ke rumah Saguling,” jawab Susi.

“Jawaban saudara berubah-ubah, ada apa? Nanti, kalau keterangan saudara berubah-ubah saya perintahkan JPU untuk proses saudara,” ujar Hakim dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (31/10/2022).

Baca lagi  KH Hasyim Wahid, Adik Bungsu Gus Dur Meninggal Dunia

“Apakah anda disuruh bilang tidak tahu terus?,” jelas Ketua Majelis Hakim, Wahyu Imam Santosa kepada Susi, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (31/10/2022).

Hakim meminta Susi untuk mengingat kembali peristiwa yang ditanyakan. Susi bisa diancam hakim untuk dipidanakan, jika keterangannya berubah-rubah.

“Kalau keterangan saudara berbeda dengan yang lain saudara bisa dipidanakan, loh. Pikirkan dulu, jangan jawab cepat-cepat. Saya tidak minta langsung jawab,” kata hakim Wahyu.

Sebanyak 11 orang saksi hadir dalam sidang dengan terdakwa Richard Eliezer. Termasuk ART Susi.

Dalam kasus ini, Richard Eliezer didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J bersama-sama dengan Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf.

“Mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan turut serta melakukan perbuatan, dengan sengaja, dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain,” kata jaksa saat membacakan dakwaan Richard Eliezer di PN Jakarta Selatan, Selasa (18/10/2022).

Dalam dakwaan disebutkan, Richard Eliezer menembak Brigadir J atas perintah Ferdy Sambo.

Peristiwa pembunuhan Yosua disebut terjadi usai istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi yang mengaku dilecehkan Yosua di Magelang.

Kemudian menurut pengakuan Ferdy Sambo marah dan merencanakan pembunuhan terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat yang melibatkan Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf.

Akhirnya, Brigadir J tewas di rumah dinas Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan pada 8 Juli 2022.

Atas perbuatan tersebut, Richard Eliezer, Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf didakwa melanggar Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 56 ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). Kelimanya terancam pidana maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun.

RAFIKI ANUGERAHA M  I  ARIEF RAHMAN MEDIA

Related posts

Apakah Polisi Boleh Periksa HP Seseorang Secara Paksa? Ini Aturannya

adminJ9

Saksi Mata Sebut Awal Kejadian yang Membuat Rusuh di Kanjuruhan

adminJ9

Jangan Sembarangan Konsumsi Suplemen atau Herbal, Tak Semuanya Dijamin Aman

adminJ9

Leave a Comment