
Presiden Prabowo Subianto
JAKARTA, jurnal9.com – Presiden Prabowo Subianto merasa malu memimpin Indonesia ini kalau masyarakatnya masih terus miskin. Tujuan utama dirinya menjadi presiden untuk mensejahterahkan masyarakat.
“Lebih baik saya tidak menjadi presiden jika rakyat Indonesia miskin terus selama saya jadi presiden,” tegas presiden saat Rakornas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di JIExpo Jakarta, Kamis (22/10/2026).
“Keberhasilan seorang presiden tidak cukup diukur dari capaian pemerintahan saja, tapi harus terlihat dari peningkatan taraf hidup rakyatnya,” lanjut dia.
Prabowo menegaskan pencapaian kesejahteraan masyarakat itu harus didukung dengan pertumbuhian ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi semua lapisan masyarakat.
Dia menyebut petani, nelayan, pedagang dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) adalah sebagai kelompok yang dapat merasakan peningkatan kesejahteraan itu.
Presiden memberi contoh perkembangan penyaluran kredit kepada masyarakat yang mencapai Rp 53 triliun. Dan pembiayaan itu telah menjangkau sekitar 2 juta penerima manfaat.
“Pemerintah selanjutnya menargetkan penyaluran kredit itu akan meningkat menjadi Rp 400 triliun pada 2027.dalam upaya memperluas akses permodalan masyarakat di daerah terpencil dan tertinggal, serta kelompok masyarakat berpenghasilan rendah di perkotaan,” ungkap presiden.
“Program tersebut ditargetkan menjangkau sekitar 28 juta keluarga. Jika memperhitungkan anggota keluarga penerima manfaat, jumlah masyarakat yang berpotensi merasakan dampaknya diperkirakan mencapai 400 juta orang,” ia menambahkan.
Netizen menertawakan
Mendengar pidato Presiden Prabowo itu banyak netizen yang menanggapinya di berbagai media sosial (medsos) dengan menertawakan.
@yudi yudi dalam unggahannya, selama dua tahun pak wowo jadi presiden, buktinya mlah bnyak rakyat yg makin miskin, kok bilangnya malu kalo rakyatnya terus miskin. gimana sih..
@aris supandi: ganti presiden ini, orang skrg malah tambah bnyak yg miskin, usaha kecil yg bangkrut daripda presiden sebelumnya.
@pung sugianto: ngomonge tok, faktanya programnya bikin susah rakyatnya, tapi presidennya gak merasa emang edan.
@ade rizal: omon-omon gaji pns dan pensiunan sdh 2 tahun gak naek, gimana mau mensejahterakan rakyat…???
@awis duaji: dengar pidatonya mau ketawa sendiri takut dilihat org, dikira odgj.
@irwan santoso: ngomong terus bukti gak ada… rakyat makin miskin.
@bah father: sekarang apa sudah makmur semua toh… ??? oh ya dengan cara kilat… merubah desil???
@nur komari: dari awal jangan disodori mic.. akhirnya kan keluar asbunnya.
@hamdi: kenyataannya penduduk miskin itu menurun, menurun dari kakek ke anak, trus ke cucu, jumlahnya bertambah, sementara koruptor menaik dari cucu ke ayah, terus ke kakek, jumlahnya bertambah banyak juga.
@atok Q: lebih baik dengar drama nini pellet dari pada denger pidatomu wo… wo…
@dedi wahyudi: apa iya rakyat sekarang sdh pada kaya???
@jonni gud: bahasa halusnya kayaknya mau terus jadi presiden dua periode.
@hendrik wiyono: owalah repot hadapi manula…. tobat pak tobat…
@agustinus martinus: rakyat lebih senang kalau bapak prabowo mengundurkan diri saja
@tajul arifin: liat dan denger omongan pak prabowo gak ada bedanya dengan ketoprak jawa yang lucu, tapi menjengkelkan
***
ARIEF RAHMAN MEDIA
