Komedian Tukul Arwana
JAKARTA, jurnal9.com – Media sosial dihebohkan dengan berita komedian Tukul Arwana yang dilarikan ke rumah sakit, akibat pendarahan otak, Rabu (22/9/2021). Kabar tersebut disampaikan putranya, Ega Prayudi.
Sebelum dilarikan ke rumah sakit, Tukul sempat mengeluh merasakan pusing, sehingga oleh anak-anaknya langsung dilarikan ke rumah sakit.
Ega menjelaskan bahwa ayahnya, bernama asli Tukul Riyanto ini, kini berada dalam perawatan di Rumah Sakit Otak Nasional, Cawang, Jakarta Timur.
“Betul beliau (masuk rumah sakit). Saat ini masih dalam perawatan dokter. Mohon doanya ya,” kata Ega saat dihubungi wartawan.
Setelah sempat dirawat di rumah sakit, menurut Ega, kondisi terkahir ayahnya sudah bisa tersenyum. Dan keadaan ayahnya semakin baik saja.
“Kabar semakin baik ini perlu disampaikan agar netizen yang menjadi penggemar ayah tidak terlalu risau, ya.. dan mudah-mudahan terus membaik,” ujarnya.
Dikutip dari WebMD, disebutkan pendarahan otak adalah sejenis stroke, yang mana kondisi ini disebabkan oleh arteri di otak pecah dan menyebabkan pendarahan lokal di jaringan sekitarnya.
Kondisi pendarahan yang berlokasi di organ tersebut membunuh sel-sel otak. Pendarahan otak juga disebut pendarahan intrakranial, atau pendarahan intraserebral.
Kondisi medis ini menyumbang sekitar 13 persen dari penyebab stroke.
Tukul Arwana yang dikabarkan dilarikan ke rumah sakit, akibat pendarahan otak. Apa yang terjadi saat otak mengalami pendarahan?
Saat darah dari trauma mengiritasi jaringan otak, maka akan menyebabkan pembengkakan. Ini kemudian dikenal sebagai edema serebal.
Darah yang mengumpul kemudian menjadi hematoma, sehingga kondisi ini akan meningkatkan tekanan pada jaringan otak di dekatnya. Akibatnya dapat mengurangi aliran darah yang vital dan membunuh sel-sel otak.
Pendarahan yang terjadi di dalam otak, dapat terjadi di antara otak dan selaput yang menutupinya, maupun di antara lapisan penutup otak atau antara tengkorak dan selaput otak.
Penyebab pendarahan otak yang dialami komedian Tukul Arwana masih belum diketahui penyebabnya secara klinis dari dokter.
Namun, menurut WebMD, ada banyak faktor yang dapat menjadi penyebab pendarahan otak, hingga beberapa faktor risiko yang bisa memicunya.
“Tapi mudah-mudahan ayah yang katanya pendarahan otak, tidak parah seperti diberitakan penyakit ini berisiko vital,” kata Ega yang menjadi seorang polisi ini.
RAFIKI ANUGERAHA M